Tiga Orang Tewas Saat Menguras Sumur
Kamis, 17 Jul 2008 | 21:16 WIB
TEMPO Interaktif, NGAWI
Sebanyak tiga warga Dusun Baban, Desa Banyu Biru, Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi tewas saat menguras sumur pada Kamis (17/7). Diduga ketiganya tewas akibat kehabisan oksigen saat berada didalam sumur dengan kedalaman 15 meter tersebut.
Korban tewas adalah Wasto, 55 tahun , Jasmin 30 tahun, dan Wargan, 40 tahun. Sedangkan Agung, 20 tahun, saat ini masih dirawat intensif di Puskesmas Walikukun, Ngawi.
Kepala Dusun Baban, Suparlan mengatakan kejadian berawal saat keempat orang itu hendak menguras sumur menggunakan mesin pompa diesel. Penggunaan diesel agar mempercepat pengurasan sumur. ”Setelah air didalam sumur dikeluarkan dengan pompa diesel, mereka satu persatu masuk ke dalam sumur,” katanya. Yang pertama masuk, kata Suparlan adalah Jasmin.
Tidak mendengar suara Jasmin stelah masuk ke dalam sumur, Wasto kemudian masuk ke dalam sumur untuk mengetahui keadaan anaknya. Wasto pun terdiam sesaat setelah masuk ke dalam sumur.
Kuatir dengan keadaan mereka, Wargan lalu menyusul masuk ke dalam sumur untuk mengetahui kejadian didalam sumur. Hal serupa juga membuat Agung menyusul masuk ke dalam sumur untuk menolong ketiganya.
Agung sempat berteriak minta tolong saat akan keluar dari sumur. Belum sempat keluar dari sumur Agung jatuh pingsan dan masuk ke dalam sumur.
Suparlan mengatakan, warga kemudian menarik tubuh korban dengan tali. Tiga diantaranya ditemukan sudah tidak bernafas dan Agung dalam kondisi kritis.
Kepala Kepolisian Sektor Widodaren, Ajun Komisaris Polisi Mulyono, mengatakan peristiwa ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Ngawi. Pada Rabu pekan lalu, tiga orang juga pingsan akibat menguras sumur.
Ia mengatakan korban tewas akibat terlalu banyak menghirup gas karbon monoksida yang dikeluarkan dari mesin pompa diesel setelah sumur dikuras.