Archive for the Bom Category

Bom di Xinjiang, 11 Tewas

Posted in Agustus, Berita, Bom, Kematian on August 12, 2008 by forthesakeofneverendinglove

AP/Ng Han Guan

Seorang polisi mengangkat garis pengamanan guna memberi jalan mobil yang masuk ke lokasi bom di Kuqa, Provinsi Xinjiang, Tiongkok, Minggu (10/8).

[BEIJING] Sebelas orang tewas terkena bom dan bentrokan sengit antara polisi dan penyerang di Kota Kuqa, Xinjiang, daerah Barat Laut Tiongkok. Ini merupakan peristiwa kekerasan kedua yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Tentara telah diminta untuk mengamankan Kota Kuqa di Xinjiang, daerah yang dihuni mayoritas Muslim Tiongkok, yang ditengarai pemerintah terdapat sejumlah teroris yang ingin mengacaukan pelaksanaan Olimpiade. Kuqa berada sekitar 740 kilometer dari Urumqi, ibu kota Xinjiang, dan lebih dari 3.000 kilometer dari Beijing.

Pemerintah Tiongkok belum bisa mengidentifikasi penyerang tetapi pemerintah mengatakan target mereka adalah polisi dan pejabat pemerintah, supermarket dan hotel, serta beberapa aksi bunuh diri yang mereka lakukan saat bentrok dengan petugas keamanan.

Kantor berita Xinhua melaporkan sepuluh penyerang dan seorang aparat keamanan tewas. Bentrokan diawali dengan ledakan di Kantor Polisi Kuqa, yang menyebabkan seorang petugas keamanan tewas serta dua polisi dan dua warga sipil terluka. Polisi kemudian menembak mati delapan penyerang. Sedangkan, dua penyerang lainnya meledakkan diri dengan bom yang mereka bawa.

Sedikitnya 15 penyerang terlibat dalam bentrokan itu dan sebanyak 12 pipa gas meledak terkena bom. Polisi telah menangkap dua orang penyerang dan sedang mencari penyerang lainnya.

Disita

Lusinan bom yang belum meledak telah disita aparat keamanan. Pemerintah setempat menolak berkomentar namun seorang warga mengatakan militer dan polisi telah memblokade pusat Kota Kuqa yang dihuni sekitar 400.000 orang. “Jangan datang hari ini, pusat kota telah ditutup,” ujar seorang resepsionis Kuqa Hotel kepada AFP lewat telepon.

Ini merupakan kali kedua serangan yang mematikan dalam waktu kurang dari seminggu di Xinjiang, daerah yang berbatasan dengan Asia Tengah.

Dua tersangka dari militan menggunakan peledak dan pisau menyerang polisi yang selesai olahraga lari di Kashgar, Xinjiang 4 Agustus lalu yang menyebabkan 16 orang tewas dan 16 lainnya menderita luka-luka. Tiongkok menuduh serangan yang terjadi empat hari sebelum pembukaan Olimpiade itu dilakukan oleh separatis militan Islam Uighur.

Xinjiang dihuni sekitar 8,3 juta etnis Uighurs, yang sebagian besar marah terhadap tindakan Tiongkok yang terus menekan mereka. Tiongkok menuduh militan Uighur ingin melancarkan sejumlah aksi untuk mengacaukan pelaksanaan Olimpiade. Tiongkok sendiri telah meningkatkan penjagaan keamanan di Xinjiang maupun di Beijing. [AFP/N-3]


Last modified: 11/8/08

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/08/11/index.html

Serangan Bom Bunuh Diri di Aljier, 8 Tewas, 19 Cedera

Posted in Agustus, Berita, Bom, Kematian, Serangan on August 11, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Minggu, 10 Agustus 2008 16:57 WIB

ALJIER–MI: Serangan bom bunuh diri pada Sabtu tengah malam di sebuah kantor kepolisian di sebelah timur Aljier, menewaskan delapan orang dan 19 orang lagi cedera, radio publik Aljazair melaporkan, Minggu (10/8).

Serangan bunuh diri tersebut terjadi di Zemmouri el-Bahri, pesisir pantai terkenal yang biasa menjadi tempat warga setempat berlibur, terutama di musim panas, di dekat Boumerdes, sebelah timur ibu kota Aljazair, Aljer. (Ant/OL-06)

http://mediaindonesia.com/

Bom Lagi di Xinjiang, 8 Tewas

Posted in Agustus, Berita, Bom, Kematian on August 10, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Senin, 11 Agustus 2008 ]

URUMQI – Teror bom kembali meletus di Xinjiang kemarin (10/8). Kali ini ledakan terjadi di Kuqa County di wilayah otonomi Uighur Xinjiang. Delapan orang tewas dalam insiden tersebut, tujuh di antaranya pelaku dan seorang lainnya polisi. Bom juga melukai dua polisi dan dua warga sipil.

Pelaku diduga sengaja menyerang pemerintah. Sebab, tempat-tempat yang diincar adalah kantor-kantor pemerintah. Dua mobil polisi pun menjadi korban bom. ”Sedikitnya 12 ledakan terjadi,” kata aparat keamanan setempat. Pelaku diperkirakan 15 orang.

Ledakan pertama terjadi di kantor kepolisian setempat pada pukul 02.30 kemarin. Dalam peristiwa itu, dua pelaku tertembak mati dan tiga lainnya tewas dalam ledakan. Serangan tersebut juga menewaskan seorang petugas keamanan dan melukai dua polisi plus dua warga sipil. ”Saya dengar ada ledakan yang disusul beberapa suara tembakan,” ujar seorang wisatawan asing yang menolak menyebut nama dan negara asalnya.

Enam jam kemudian, terjadi ledakan di pasar lokal. Tiga pelaku tewas oleh bom mereka sendiri dan dua lainnya ditembak aparat keamanan.

Militan Uighur ditengarai menjadi pihak yang bertanggung jawab atas aksi itu. Gerakan yang menginginkan kemerdekaan Provinsi Xinjiang tersebut dikhawatirkan bisa mengancam keamanan Olimpiade Beijing.

Namun, panitia Olimpiade memastikan peristiwa itu tidak akan mengganggu Olimpiade. ”Saya tidak percaya ini berkaitan dengan Olimpiade” ujar Wang Wei, wakil presiden Komite Penyelenggara Olimpiade Beijing.

Itu merupakan serangan bom kedua yang terjadi di Provinsi Xinjiang dalam seminggu terakhir. Senin (4/8) serangan serupa dilakukan kelompok separatis Uighur. Saat itu 16 petugas menjadi korban. (AP/ dia/poe/soe)

http://www.jawapos.co.id/

8 Tewas Akibat Serangan Bom di Aljazair

Posted in Agustus, Berita, Bom, Kematian on August 10, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Aljer (ANTARA News) – Serangan bom bunuh diri pada Sabtu tengah malam di sebuah kantor kepolisian di sebelah timur Aljer, memewaskan delapan orang dan 19 orang lagi cidera, radio publik Aljazair melaporkan, Ahad.

Serangan bunuh diri tersebut terjadi di Zemmouri el-Bahri, pesisir pantai terkenal yang biasa menjadi tempat warga setempat berlibur, terutama di musim panas, di dekat Boumerdes, sebelah timur ibukota Aljer, demikian AFP.(*)

COPYRIGHT © 2008 ANTARA – PubDate: 10/08/08 17:41

http://www.antara.co.id/arc/2008/8/10/8-tewas-akibat-serangan-bom-di-aljazair/

Peristiwa Kekerasan di Barat Cina Menewaskan 8 Orang

Posted in Berita, Bom, Death, Kematian, Pertempuran, Serangan on August 10, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Para pelaku menggunakan bom rakitan untuk melakukan serangan beruntun dan berhadapan dengan polisi dalam pertempuran yang sengit, hari Minggu disebelah Barat kota Cina jauh dari tempat penyelenggaraan Olimpik Beijing, berita dari media. Tujuh orang penyerang dan satu petugas penjaga tewas dalam peristiwa ini. Kekerasan sebelum fajar ini terjadi di Negara bagian Muslim Xinjiang walaupun sudah dijaga dengan ketat sehubungan dengan serangan yang mematikan satu minggu yang lalu oleh grup militant Islam yang jaringan Al Qaida. Berita resmi dari Xinhua, menurut polisi setempat ada satu lusin ledakan bom terjadi di gedung-gedung pemerintahan di provinsi Kuga pada pagi hari Minggu. Xinhua menerangkan para penyerang sebagai pelaku bom bunuh diri. Serangan ini merupakan serangan terbesar, menurut Xinhua, para penyerang mengendarai kendaraan roda tiga yang memuat bahan peledak menuju komplek kantor keamanan pada pukul 02:30 dini hari, dan ledakan yang terjadi menewaskan satu orang penjaga, dua orang polisi dan 2 orang penduduk sipil luka-luka, juag menghancurkan 2 buah mobil polisi. Polisi sempat melakukan penembakan kepada para penyerang, satu orang tewas. Satu penyerang tewas bersama ledakan dan satu lagi tertangkap, berita Xinhua.

 

New violence in China’s west kills 8

By WILLIAM FOREMAN, Associated Press WriterSun Aug 10, 4:35 AM ET

Assailants using homemade bombs launched a series of attacks and engaged police in a deadly battle Sunday in a western Chinese city far from the Beijing Olympics, state media said. At least seven attackers and one security guard were killed.

The pre-dawn violence in the restive Muslim region of Xinjiang came despite tightened security following a deadly attack there a week ago and threats by an al-Qaida-linked militant Islamic group to disrupt the games.

The official Xinhua News Agency, citing local police, said one dozen bombings occurred at government buildings in Kuqa county in the early hours of Sunday. Xinhua described the attackers as suicide bombers.

In what appeared to be the largest attack, Xinhua said assailants drove a three-wheeled vehicle carrying explosives into the compound of the public security bureau at about 2:30 a.m., and an explosion followed that killed a security guard, injured two police and two civilians, and destroyed two police cars.

Police opened fire on the attackers, killing one. Another blew himself up, and a third was captured, Xinhua said.

Six hours later, a battle broke out in a nearby market where police found five attackers hiding under a counter, Xinhua said. The men hurled bombs at the police, who fatally shot two of them, while the remaining three killed themselves with their own bombs, made from bent pipes, gas canisters and liquid gas tanks, the news agency said.

Xinhua said the captured suspect told police that 15 people were involved in the attack. Police also seized a taxi used by the bombers, it said.

The already-tight security in Xinjiang was increased in the past week after assailants killed 16 border police and wounded 16 others in the city of Kashgar on Aug. 4, ramming a stolen truck into the group before tossing homemade bombs and stabbing them in a brazen attack.

The attacks mark a dramatic increase in violence in Xinjiang, where local Muslims have waged a sputtering rebellion against Chinese rule. Heavy security had largely succeeded in suppressing violence over the past decade.

Wang Wei, vice president of the Beijing Olympic Organizing Committee, called the attacks the work of “East Turkestan terrorists” — the name some separatists use for Xinjiang — and said no government would tolerate such violence.

“The very purpose of these attacks is all about separating the region from China,” Wang told reporters. He said the attackers “want to use the Olympic stage to enlarge the impact.”

Authorities shut down Kuqa county, a region 1,740 miles west of Beijing where some 400,000 people live. Soldiers with machine guns patrolled the streets and people were told not to leave their homes. A Foreign Ministry official in Beijing, speaking on customary condition of anonymity, said the restrictions were akin to martial law.

A Western tourist in Kuqa, who did not want his name or nationality mentioned for fear of the response from Chinese authorities, said he heard the explosions while he was in bed reading.

“I heard some bombs and then I heard some machine guns,” he said. “The bombs sounded like thunder far away.”

“We came down to the lobby this morning and it was breakfast as usual,” but no one was allowed to go outside, the tourist said.

Police detained an Associated Press reporter and photographer while they were reporting Sunday outside a security cordon near the scene. While being driven by police within the restricted area, they saw one of the explosion sites: a storefront in a line of shops was burnt out, and a three-wheeled vehicle parked in front of the store was completely charred. Locals said a police station behind the store was the bomb’s likely target.

About 50 people watched from beside the road. They discussed the incident among themselves, but when asked by a reporter, they would only say they did not see or hear the explosions.

“This doesn’t usually happen. It’s happening now because of the Olympics, but I don’t know who is doing it,” said one man, a construction worker, who wouldn’t give his name for fear of official retaliation.

Two people from Hong Kong, two Britons and an Australian were unable to leave Kuqa because of the crackdown, the Hong Kong-based Information Center for Human Rights and Democracy said in a statement.

A man answering the phone at the Kuqa Hotel, who declined to give his name, said a tour group of 20 South Koreans was at the hotel.

The latest violence came a day after two Americans closely linked to the U.S. Olympic volleyball team were stabbed, one fatally, in Beijing on the first day of the games.

On Thursday, a video purportedly made by the Turkistan Islamic Party was released in which the militant group threatened to attack buses, trains and planes during the two-week Olympic competition.

The group wants independence for Xinjiang and is believed to be based in Pakistan, where security experts say core members received training from al-Qaida.

Xinjiang is home to the Uighurs, an 8 million-strong Muslim minority with a long history of tense relations with the Chinese. Uighurs complain the Communist government has been restricting their religion and Turkic culture.

___

Associated Press reporter Gillian Wong in Beijing contributed to this report.

 
Yahoo

Bom di Irak, 21 Orang Tewas

Posted in Berita, Bom, Kematian on August 9, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Sebuah bom mobil meledak di tengah kerumunan massa di sebuah pasar di bagian utara Kota Tal Afar, Irak, Jumat (8/8). Bom tersebut menewaskan 21 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Demikian dikatakan pejabat Irak dan Amerika Serikat. Bom ini merupakan bom terakhir dari serangkaian bom yang terjadi di Irak yang menunjukkan bahwa kelompok militan masih memiliki kekuatan sekalipun aparat keamanan telah memperketat pengamanan khususnya di bagian utara Irak.

Tal Afar berada di barat Kota Mosul yang menjadi target penyerangan militer AS dan Irak untuk menunjukkan keberhasilan mereka dalam upaya menciptakan stabilitas di Irak. Mosul dan kota-kota di sekitarnya menjadi target operasi tentara AS dan Irak terhadap al-Qaida di Irak dan para pemberontak lainnya. [AP/N-3]

Last modified: 9/8/08

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/08/09/index.html

Bom mobil Irak tewaskan 21 orang

Posted in Berita, Bom, Kematian on August 8, 2008 by forthesakeofneverendinglove

08 Agustus, 2008 – Published 21:24 GMT

Satu bom mobil meledak di pasar pedesaan di Irak utara yang menewaskan paling sedikit dua puluh satu orang dan melukai lebih dari tujuh puluh lainnya.

Serangan ini terjadi di desa al-Alwa, dekat kota Mosul, tempat tentara Irak dukungan Amerika melakukan serangkaian operasi terhadap kalangan militan Sunni dalam waktu beberapa bulan belakangan ini.

Wartawan BBC di Baghdad, Chrispin Thorold melaporkan ledakan terjadi saat malam tiba menjelang hari libur di negara itu.

Bom itu disembunyikan di sebuah bus mini yang diparkir di dekat pasar sayur.

Semua korban jiwa adalah penduduk sipil.

Dalam beberapa bulan belakangan ini dilancarkan operasi keamanan di kawasan itu, namun serangan bom ini kembali menunjukkan bahwa kelompok pembangkang Sunni masih mempunyai kemampuan untuk melakukan pembunuhan di jalan-jalan Irak.

Sementara itu di Provinsi Diyala, pemerintah Irak mengumumkan agar anggota kelompok perlawanan menyerahkan senjatanya.

Bagi mereka yang menyerahkan senjata akan mendapatkan amnesti.

http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/08/080808_iraqbomb.shtml

Serangan Bom Mobil Renggut 18 Jiwa di Irak Utara

Posted in Berita, Bom, Kematian, Serangan on August 8, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Mosul, Irak, (ANTARA News) – Ledakan bom mobil di sebuah pasar sayur di kota Tal Afar, Irak utara, menewaskan 18 orang dan mencederai 25 lain, Jumat, kata polisi.

Kota yang terletak 420 kilometer sebelah baratlaut Baghdad itu berada di dekat Mosul, dimana pasukan Irak yang didukung AS melancarkan operasi penumpasan terhadap militan Arab Sunni Al-Qaeda dalam beberapa bulan terakhir ini.

Serangan bom mobil itu merupakan yang terbesar sejak serangan-serangan bom bunuh diri ditujukan pada peziarah Syiah di Baghdad dan pemrotes Kurdi di Kirkuk bulan lalu, yang menewaskan hampir 60 orang secara keseluruhan.

Tingkat kekerasan menurun di Irak dalam setahun terakhir ini, namun para pejabat AS dan Irak mengatakan bahwa Al-Qaeda masih memiliki kemampuan untuk meledakkan bom-bom yang menewaskan sejumlah besar orang.(*)

COPYRIGHT © 2008 ANTARA – PubDate: 09/08/08 04:27

http://www.antara.co.id/arc/2008/8/9/serangan-bom-mobil-renggut-18-jiwa-di-irak-utara/

Dua Tewas Akibat Ledakan di Pantai Sochi, Rusia

Posted in Berita, Bom, Kematian on August 8, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Jumat, 8 Agustus 2008 | 00:18 WIB

MOSKWA, KAMIS – Dua orang tewas dan tiga lain cedera menyusul sebuah ledakan di sebuah pantai di Sochi, kawasan peristirahatan populer Laut Hitam Rusia yang akan menjadi tempat Olimpiade Musim Dingin 2014. “Pukul 10.10 (pukul 13.10 WIB) sebuah bom meledak di pantai Loo,” kata seorang jurubicara kepolisian Rusia melalui pecakapan telepon.

“Bom itu meledak sekitar tiga meter dari air. Badan keamanan dalam negeri Rusia, FSB, dan jaksa lokal berusaha menetapkan penyebab ledakan itu,” katanya. “Pantai itu lebih banyak dikunjungi orang pada siang hari, sehingga akan lebih banyak orang terluka jika bom itu meledak kemudian,” tambah wanita itu.

Sochi merupakan salah satu tempat peristirahatan paling bergaya yang khususnya dipilih oleh kalangan elit, dan presiden-presiden Rusia menggunakan Sochi sebagai tempat liburan mereka.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/08/00184063/dua.tewas.akibat.ledakan.di.pantai.sochi.rusia

Dari Kereta Tercepat,Polusi,hingga 16 Polisi Tewas

Posted in Berita, Bom, Kematian on August 5, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Tuesday, 05 August 2008

Pembukaan Olimpiade Beijing 2008 tinggal menghitung hari.Berbagai hal positif telah berhasil diwujudkan.Namun,tidak sedikit ancaman yang mengintai event akbar ini.

MENJELANG pembukaan pesta akbar olahraga dunia Olimpiade Beijing 2008 pada Jumat (8/8) mendatang, Pemerintah China kemarin dikejutkan dengan insiden ledakan bom yang mengguncang Kashi, wilayah Otonomi Uygher Xinjiang.Sedikitnya 16 polisi tewas dan puluhan lainnya terluka akibat insiden itu.

Ini merupakan insiden paling berdarah di China selama beberapa bulan terakhir. Media Xinhua melaporkan, ledakan itu berasal dari granat yang dibawa dua pelaku dengan mengendarai sebuah truk.Para pelaku sengaja menghentikan kendaraannya di depan kantor polisi di perbatasan di Kashgar, yang dihuni suku Uighur. Mereka kemudian melemparkan granat ke kantor tersebut.

Pascaledakan, polisi langsung menangkap pelaku.Polisi menuduh serangan itu dilakukan kelompok teroris yang sengaja ingin mengganggu kelancaran pelaksanaan Olimpiade. Namun, panitia penyelenggara Olimpiade Beijing tidak yakin jika insiden itu mempunyai korelasi langsung dengan pelaksanaan pesta akbar olah raga tersebut.” Kami harus menyelidikinya,” ungkap Juru Bicara Panitia Olimpiade Sun Weide.

Di tempat terpisah, pada saat bersamaan, sekitar 20 orang melakukan demonstrasi di pusat Kota Beijing, tidak jauh dari Tiananmen Square. Mereka merupakan korban penggusuran yang dilakukan pemerintah untuk menyukseskan hajatan olah raga terbesar di dunia.Mereka marah lantaran tidak mendapatkan kompensasi dari penggusuran tersebut.

“Kami tidak melawan Olimpiade. Namun, mereka (pemerintah) salah lantaran membongkar paksa rumah kami. Ini sangat salah,” ungkap demonstran Liu Fumei. Selain ancaman keamanan dan aksi massa,Beijing juga dipusingkan dengan tingkat pencemaran udara yang masih tinggi. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi.Namun,hingga kini kabut asap tetap saja menyelimuti kota itu.

Meski banyak kendala, China bukan berarti tidak mampu menjadi tuan rumah yang baik. Di tengah hirukpikuk pemberitaan miring tentang kesiapan Beijing menggelar Olimpiade, Pemerintah Negeri Tirai Bambu pada Jumat (1/8) meluncurkan kereta tercepat di dunia. Sejumlah rel telah dibangun untuk menunjang kelancaran kereta tersebut.

Kereta dipersiapkan bagi para atlet beserta ofisialnya dan penonton dari Beijing ke Tianjin, tempat dilangsungkannya pertandingan sepak bola.Dengan kecepatan maksimum 350 km per jam,para atlet dan penonton mampu menghemat waktu 30–70 menit perjalanan.

Harga tiket kereta tersebut bermacam- macam, yakni kelas I seharga USD10 dan kelas II seharga 58 yuan.Menteri Perkeretaapian China Wang Zhiguo menyatakan, proyek yang dimulai pada Juli 2005 itu menghabiskan dana sebesar USD3,1 miliar. (AFP/AP/Rtr/ m ismail)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/international/dari-kereta-tercepat-polusi-hingga-16-polisi-2.html

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.