Archive for Media Indonesia

Dosen Unibraw Tewas di Kamar Kontrakan

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , , , on July 15, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Selasa, 15 Juli 2008 18:33 WIB

Penulis : Syarief Oebaidillah

 

JAKARTA–MI: Seorang dosen, Johar Wahyu Adi, 48, ditemukan tewas di tempat tinggal rumah kontrakannya Jalan Pedurenan No 240, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jaksel, Selasa  (15/7).Korban ditemukan  tewas dalam keadaan  tertidur terlentang  di kamarnya di lantai  dua oleh pengelola kontrakan Hani, 29. Saat itu, lap top milik korban masih hidup dan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban. 

Dari KTP korban, diketahui alamat dosen Universitas Brawijaya Malang itu bermukim di   Perum Griya Santa Blok BI-1, Mojolangu, Malang, Jawa Timur. Menurut Hani, Johar sejak tahun 2005 kos di kontrakannnya dan  bekerja sebagai konsultan di Depdiknas.

“Setahu saya ia baru tiba Senin malam dari Malang, mungkin beliau sakit dan kecapaian lalu meninggal,” ujarnya.

Ia mengaku telah menghubungi istri korban di Malang namun sang istri menyatakan korban tidak memiliki penyakit menahun.Untuk penyelidikan lebih lanjut mayat korban dilarikan ke RSCM untuk divisum sedangkan kasusnya ditangani Polsek Setiabudi. (Bay/OL-03)

 

 

Media Indonesia
News Page
Front Page

http://mediaindonesia.com/

Bom Bunuh Diri Afghanistan Tewaskan 18 Orang

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , on July 14, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Senin, 14 Juli 2008 05:31 WIB

 

KANDAHAR–MI: Seorang penyerang membenturkan sebuah mobil yang membawa bahan-bahan peledak ke sebuah kendaraan polisi di sebuah pasar di Afghanistan selatan, Minggu (13/7), menewaskan paling tidak 18 orang,Lima dari mereka yang tewas di provinsi Uruzgan itu adalah polisi dan sisanya warga sipil, kata kepala kepolisian provinsi itu Juma Gul Hemat. “Sekitar 18 sampai 20 orang tewas dan lebih dari 35 lainnya cedera. Jumlah itu kemungkinan akan bertambah ,” katanya.

Kendaraan polisi itu hancur dalam serangan di daerah Deh Rawood, sekitar 400km barat daya Kabul. “Bom itu ditujukan terhadap sebuah kendaraan polisi di tengah pasar itu,” kata penduduk lokal Abdul Habib kepada AFP. “Banyak orang tewas dan cedera.”

Tidak ada segera pernyataan bertanggungjawab atas ledakan bom itu tetapi serangan-serangan yang sama dilakukan gerilyawan Taliban, yang memimpin aksi perlawanan terhadap pemerintah Kabul sejak kelompok itu digulingkan dari pemerintah tahun 2001.

Ledakan itu terjadi kurang dari seminggu setelah satu bom bunuh diri di kedubes India di Kabul menewaskan lebih dari 40 orang termasuk empat warga India, dua di antara mereka adalah diplomat senior.

Serangan bom di Kabul itu adalah serangan bunuh diri yang paling banyak menimbulkan korban jiwa di ibukota itu sejak pemerintah Taliban digulingkan.

Hampir 70.000 tentara internasional digelar di Afghanistan untuk membantu pemerintah menumpas aksi perlawanan tetapi aksi kekerasan meningkat , dengan pihak gerilyawan menggunakan serangan-serangan bunuh diri.

Serangan-serangan bom itu sering ditujukan ke pasukan keamanan tetapi membunuh lebih banyak warga sipil. (Ant/OL-2)

 

 

Media Indonesia
News Page
Front Page

Empat Orang Tewas Terinjak Gajah Liar di Bangladesh

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , , , on July 14, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Jumat, 11 Juli 2008 18:00 WIB

 

DHAKA–MI: Empat orang yang berasal dari satu keluarga tewas terinjak-injak seekor gajah liar yang tersasar di suatu desa di Bangladesh Tenggara, Jumat (11/7), demikian keterangan saksi mata.Gajah tersebut menyerang penduduk desa Kamis malam, di daerah Lama di distrik pegunungan Bandarban, 350 kilometer dari ibukota Dhaka.

Binatang raksasa itu mengamuk merusak beberapa toko dan tiga rumah sebelum kembali lagi ke hutan terdekat, kata penduduk desa kepada para wartawan.

Gajah-gajah itu, yang merupakan spesies yang membahayakan di Bangladesh, telah membunuh 15 orang rata-rata setahun dalam beberapa tahun belakangan ini, di negara Asia Selatan itu, di mana hutan tempat tinggal mereka banyak dirusak karena makin banyaknya jumlah penduduk.

Sebagai salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia, Bangladesh hanya mempunyai hutan sekitar 17,5 persen dari wilayahnya. Sementara itu, terdapat sekitar 400 gajah di sana, termasuk 100 yang dikurung. (Ant/OL-01)

 

 

Media Indonesia
News Page
Front Page

Lagi, Tiga warga Lebak Tewas Dalam Sumur

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , , on July 14, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Jumat, 11 Juli 2008 14:00 WIB

 

LEBAK–MI: Sebanyak tiga warga Pabuaran RT02/03, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, tewas dalam satu lubang sumur akibat kehabisan oksigen karena menghirup karbondioksida CO2 yang dikeluarkan mesin pompa air.Ketiga korban itu diketahui bernama Nurdin (25), Maya (16) dan Maksum (45).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lebak AKP Yudhis Wibisana, Jumat, mengatakan, ketiga korban tersebut berhasil dievakuasi Kamis(10/7), sekitar pukul 20.00 WIB oleh Tim Sar Gegana, Brimob Polda Banten.

“Ketiga korban hari ini juga dikebumikan di kampung setempat, “katanya.

Menurut dia, kejadian itu berawal dari Nurdin hendak mengambil mesin diesel penguras sumur di rumah milik Halim (35) warga setempat.

Namun, Nurdin tiba-tiba jatuh terpeleset ke dalam sumur dengan ketinggian 15 meter. Lalu, korban ditolong oleh Maya, tapi keduanya nasib yang sama tak berdaya dalam sumur tersebut.

Kemudian saksi Hanafi (20) meminta pertolongan kepada tetangganya Maksum dan berhasil mengangkat kedua korban dari dalam sumur itu.

Nasib naas saat Maksum hendak keluar sumur, kondisinya sudah terlanjur lemas dan pingsan. Dua korban yang ditolong jatuh kembali ke dalam sumur itu bersama dengan korban Maksum.

“Untuk sementara ketiga korban tewas itu diduga kehabisan oksigen karena banyak menghirup gas CO2,” kata AKP Yudhis Wibisana.

Ia mengatakan dalam sepekan terakhir ini sudah enam warga Kabupaten Lebak tewas dalam sumur karena menghirup gas CO2 dan kehabisan oksigen saat memperbaiki sumur.

Sebelumnya, lanjut dia, belum lama ini sebanyak tiga orang bernama Juanda, Toni dan Nanang warga Cipancur, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tewas dalam lubang sumur.

“Kasus korban dalam lubang sumur itu murni musibah bukan kriminalitas, “katanya.
(Ant/OL-02)

 

 

Media Indonesia
News Page
Front Page

Residivis Tewas Ditembak Polisi

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , , on July 14, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Minggu, 13 Juli 2008 23:51 WIB

 

PANDEGLANG–MI: Seorang residivis yang sering beroperasi kejahatan dengan cara kekerasan di wilayah Pandeglang, tewas ditembak polisi setelah tiga butir peluru bersarang di dadanya.Kepala Satuan Resese Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pandeglang AKP Yusuf Rahmanto, Minggu (13/7), mengatakan, tersangka merupakan residivis yang sudah lama di cari pihak kepolisian. Setiap melakukan kejahatan tersangka sangat sadis bahkan jika korban melawan maka dia akan membunuhnya karena memiliki senjata api.

Penyelidikan dilakukan sejak lama sehubungan banyak korban kejahatan yang dilakukan tersangka residvis itu. Residivis yang tewas itu bernama Rasa Dirgantara (34) warga Kampung Tanjakan Desa Pengkolan Kecamatan Panimbang.

Tersangka berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah villa di daerah Mengger, Batubantar Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang. “Saat ditangkap, tersangka melarikan diri dan petugas menembaknya hingga tewas pada bagian dada, “katanya.

Menurut AKP Yusuf , petugas menggeledah rumah miliknya dan ditemukan sepucuk senjata api rakitan jenis FN caliber 9 mm dan satu buah peluru aktif.

Tersangka sering keluar masuk penjara akibat kasus kejahatan pencurian motor dan sarang wallet milik warga di Kecamatan Panimbang pada tahun 2002 lalu.

Selain itu juga, ia pernah juga menembak orang saat pemilihan kepala desa di wilayah Sodong beberapa bulan lalu. (Ant/OL-2)

 

 

Media Indonesia
News Page
Front Page

Dua Bom Tewaskan Enam Orang di Benteng Pertahanan Sunni

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , on July 10, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Rabu, 09 Juli 2008 15:19 WIB

 

BAGHDAD–MI: Dua serangan bom yang hampir bersamaan, Rabu (9/7), mengguncang kota kelompok Sunni Irak, Fallujah, menewaskan enam orang dan melukai 18 lainnya, kata para pejabat keamanan kepada AFP.Bom-bom tersebut meledak pada sekitar pukul 06:30 waktu setempat berselang hanya dalam beberapa menit, di dekat satu kantor bank di pusat kota Fallujah, bekas benteng pertahanan pemberontak Sunni di provinsi barat, Anbar.

Korban meninggal termasuk empat petugas polisi, kata seorang pejabat keamanan. Ia menambahkan bahwa ledakan bom kedua terjadi pada saat beberapa petugas sedang membantu para korban serangan pertama.

Provinsi Fallujah dan Anbar adalah salah satu di antara benteng pertahanan pihak pemberontak, namun sekarang dipandang sebagai simbol stabilitas setelah aksi-aksi kekerasan menurun secara drastis sejak akhir 2006.

Sejauh ini belum ada pihak-pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan bom itu. (Ant/OL-01)

 

http://mediaindonesia.com/

Tersangka Membunuh Satu Keluarga karena Sakit Hati

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , on July 9, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Minggu, 06 Juli 2008 05:35 WIB

Penulis : Golda Eksa

 

BEKASI–MI: Tri Widyo Murdani bin Wasis Budi Wahyono, 24, tersangka pembunuh mengaku melakukan aksi pembantaian satu keluarga lantaran sakit hati ditegur pemilik rumah.Kepada wartawan, Sabtu (5/7), pemuda kelahiran 4 Januari 1984 yang sedang menjalani pemeriksaan di ruang Siaga Reskrim Mapolres Metro Bekasi mengatakan pembunuhan dilakukan secara spontan.

Warga Perumahan Coca Cola Jalan  Cemara I Blok A6/01 RT001/02, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi itu sejak Rabu malam (2/7) menumpang untuk menginap dirumah sahabatnya yaitu tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Kampung Utan, Jalan H Umar RT003/02, No126,Kelurahan Jaka Setia dengan alasan broken home.

Pembunuhan sadis yang terjadi Jumat (4/7), berawal ketika Tri sedang menonton tayangan musik di TV ruang tengah. Sekitar pukul 13.30 WIB, Tati, 45, menegur tersangka untuk mengecilkan volume TV serta dilarang berlama-lama menonton menginap. Tati merupakan isteri Heru Cahyo, 52 yang menjadi pemilik rumah dimana tersangka menginap.

“Nonton TV tahu diri, kalau disini jangan lama-lama soalnya bapaknya enggak suka.., Nambah-nambahin uang belanja aja,” terang Tri menirukan ucapan Tati dengan nada meninggi.

Mendengar ucapan demikian, pelaku tersinggung dan pergi kedapur untuk mengambil pisau yang berada diatas meja samping kompor gas.

Pisau dapur merk Morico sepanjang 30 cm yang dibawa tersangka sejak malam kedatangannya dirumah tersebut kemudian digenggam dan disembunyikan dibelakang tubuhnya.

Setelah mendapatkan pisau itu, Tri lantas menghampiri Tati yang masih terlihat marah-marah. Kemarahan Tati akhirnya terhenti kala tubuhnya dihujam pisau sebanyak 12 kali.

“Mayatnya saya seret ke dalam kamar mandi,” terang pria bertubuh kurus itu.

Selang dua jam seusai eksekusi mati terhadap Tati, Heru pulang dan melihat bercak darah dilantai serta mendapati istrinya sudah tidak bernafas lagi. Tanpa basa-basi, Heru marah dan mendorong Tri hingga tersungkur.

Kemarahan Heru disambut dengan sabetan pisau yang digunakan untuk membunuh Tati. Dalam sekejap, Heru tewas dengan kondisi usus keluar dan leher tergorok.

Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, Arini Nada Alfatimah, 11 anak bungsu Heru-Tati pulang.  Bocah kelas V SDN Poncol, Bekasi Selatan itu menjerit melihat ayah dan ibunya tewas didalam kamar mandi.

“Sebenarnya saya tidak ingin membunuh Arini, namun ia berteriak sehingga saya terpaksa mencekik lehernya dan membunuhnya dengan cara membenturkan kepalanya ke tembok.”

Ketiga korban dikumpulkan didalam kamar mandi berukuran 2×2 m2 yang berada di ruang tengah. Bercak darahpun dibersihkan menggunakan sebuah bantal serta pisau dicuci dan disimpan di dalam kardus yang berada di kamar Teguh, 25.

Seusai shalat maghrib, Teguh yang merupakan sahabat Tri sejak SMP hingga SMA pulang ke rumah dan melihat kedua orang tua serta adiknya tewas.

Menurut Kapolrestro Bekasi Kombes Mas Guntur Laope, tersangka telah melakukan perbuatan kejahatan yang direncanakan dan melanggar Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP dengan ancaman minimal 15 tahun penjara atau seumur hidup. “Tersangka mengaku menyesali perbuatannya pada  polisi saat dimintai keterangan oleh polisi.”

Tiga korban pembunuhan dimakamkan, Sabtu sore. Isak tangis keluarga yang ditinggalkan terlihat saat ketiga jasad korban pembunuhan itu dimasukkan ke liang lahat di di TPU Jati Sari, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi. (GG/OL-03)

 

 

 

http://mediaindonesia.com/

Empat Pejabat India Jadi Korban Bom di Kabul

Posted in Kematian with tags , , , , , , , , , , , , on July 9, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Selasa, 08 Juli 2008 04:17 WIB

 

KABUL–MI:  Ledakan bom kuat menewaskan sedikitnya 44 orang, termasuk pejabat-pejabat tingkat tinggi Kedutaan Besar India, dan mencederai 147 orang dalam serangan yang tampaknya pemboman bunuh diri di Kedubes India di Kabul, Senin (7/7), kata beberapa pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.Serangan itu merupakan pemboman paling mematikan sejak runtuhnya rejim Taliban pada 2001. Sebuah pernyatan resmi Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, lebih dari 100 orang tewas dan cedera dalam ledakan tersebut, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang hal itu.

Menurut pernyataan itu, hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa sasaran penyerang bom bunuh diri itu adalah Kedubes India. “Teroris yang bekerja sama dengan sejumlah badan rahasia di kawasan itu melancarkan serangan ini,” katanya.

Korban-korban itu sebagian besar warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, kata Abdullah Fahim, jurubicara Kementerian Kesehatan Afghanistan. Empat orang India, termasuk dua pejabat tingkat tinggi Kedutaan Besar India, termasuk korban tewas dalam serangan bom itu, kata Menteri Luar Negeri India Pranab Mukherjee dalam pernyataan di New Delhi, ibukota India.

Ia mengatakan, Atase Pertahanan Brigjen R Mehta dan penasihat politik V Venkat tewas dalam ledakan itu, juga dua personel keamanan Polisi Perbatasan India-Tibet — Ajay Panthia dan Roop Singh. Seorang Afghanistan yang bekerja di kedutaan itu juga tewas, katanya.

“Satu tim khusus segera berangkat menuju Kabul untuk menangani keadaan darurat yang dihadapi misi kami,” kata Mukherjee. Tim itu, yang dipimpin oleh seorang diplomat tingkat tinggi, mencakup pejabat-pejabat keamanan dan satu tim medis.

Beberapa pejabat diplomatik mengatakan, tim itu akan mengevaluasi ulang keamanan warga India yang bekerja di kedutaan tersebut. Mayat keempat orang India itu dan mereka semua yang terluka serius akan diterbangkan pulang ke Delhi secepat mungkin, kata beberapa pejabat.

Tiga personel keamanan India dan seorang pegawai Afghanistan cedera kritis dalam ledakan itu, kata Jayant Prashad, duta besar India untuk Afghanistan, kepada Kantor Berita IANS.

Dalam dua tahun terakhir, gerilyawan seringkali menyerang proyek dan personel India di Afghanistan. India terlibat dalam sejumlah proyek rekonstruksi dan rehabilitasi di negara tersebut.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, yang bertanggung jawab atas serangan-serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Puluhan ribu prajurit koalisi pimpinan AS dan pasukan ISAF pimpinan NATO berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah presiden Hamid Karzai memerangi Taliban dan sekutu mereka. Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan yang dilakukan Taliban di Afghanistan telah membuat sejumlah negara berencana melakukan pengurangan atau penarikan pasukan yang tergabung dalam ISAF pimpinan NATO. (Ant/DPA/OL-03)

 

 

 

http://mediaindonesia.com/

Sedikitnya 8 Tewas Dalam Serangan Misil di Barat Laut Pakistan

Posted in Berita, Kematian with tags , , , , , , on June 30, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Senin, 30 Juni 2008 15:08 WIB

AP

ISLAMABAD–MI: Sedikitnya delapan orang tewas Senin dalam peristiwa serangan misil yang mengena ke kantor pusat organisasi kelompok separatis di wilayah Kyber, Pakistan, dimana pasukan pemerintahan giat melakukan operasi militer untuk melumpuhkan aksi kelompok separatis tersebut, sejumlah pejabat pemerintah setempat mengatakan.Serangan tersebut yang terjadi pada dini hari merusak satu komplek bangunan yang diantaranya adalah kantor pusat kelompok Penegak Kebajikan dan Pencegah Kebathilan, satu kelompok masyarakat setempat yang dipimpin oleh tokoh yang bernama Haji Namdar di wilayah Barat Laut yang termasuk dalam Kyber distrik.
Para saksi mata mengatakan misil tersebut ditembakkan dari sebuah pesawat militer Amerika Serikat yang tak berpilot.
“Kami mendengar dan melihat dua pesawat melayang di wilayah kami dan tak lama kemudian terjadi ledakan hebat,” kata Wali Mohamed.
Sejauh ini telah ditemukan sebanyak delapan jenazah dan sembilan orang yang mengalami cedera.
Namdar dikatakan oleh sejumlah pihak memiliki kaitan dengan kelompok Taliban dan dikatakan dia memberikan perlindungan serta memasok senjata yang menargetkan kepada konvoi rombongan yang membawa semua kebutuhan bagi tentara NATO yang di tempatkan di Afghanistan.
Tetapi beberapa bulan sebelumnya Haji Namdar dikatakan telah membelot berpihak ke pemerintah Pakistan dan dia dikatakan telah membantu memberikan informasi mengenai sejumlah persembunyian Taliban di wilayah tersebut dan sejumlah anggota kelompok Taliban telah ditangkap dalam operasi tersebut.

Dalam peristiwa lainnya Namdar berusaha menghubungi salah satu komandan kelompok separatis Baitullah Mehsud setelah ia lolos dari serangan pada 1 Mei lalu yang mencederai 25 orang pengkutnya.

Setelah serangan misil Senin ini, dalam keterangannya yang disampaikan lewat stasiun televisi Dawn News, Namdar mengatakan ia sama sekali tidak mengetahui siapa pelaku serangan tersebut.

Serangan misil tersebut terjadi setelah Militer Pakistan melakukan operasi di wilayah Kyber dan menghancur satu tempat berkumpulnya kelompok separatis yang dipimpin oleh Mangal Bagh yang pasukannya dianggap menjadi ancaman bagi Peshawar ibukota dari provinsi tetangga di barat laut Pakistan.

Pasukan paramiliter dari Korps terdepan yang menghadapi perlawanan yang tak berarti dari kelompok separatis setempat berhasil membongkar penjara yang dibangun kelompok yang tidak sepaham dengan pemerintah Pakistan.

Pemerintahan Islamabad sebelumnya telah menawari perjanjian perdamaian dengan kelompok separatis setelah berhasil menguasai wilayah itu pada Maret lalu, namun terpaksa melakukan pengamanan ketat saat anak buah Bagh memasuki wilayah Peshawar dan mengancam sejumlah toko video dan musik disana yang dianggap menjual film dan lagu-lagu yang bertentang dengan budaya dan kepercayaan disana.

Seorang juru bicara Mehsud mengatakan kelompok Taliban telah menolak perundingan perdamaian dengan pemerintah. (Ant/OL-01)

Media Indonesia

Bom Mobil Tewaskan Tujuh Polisi Irak

Posted in Berita, Kematian with tags , , , , , , on June 30, 2008 by forthesakeofneverendinglove

Minggu, 29 Juni 2008 16:18 WIB

BAGHDAD–MI: Sebuah bom mobil meledak di kota Irak tengah, Dhuluiya, Minggu, menewaskan sedikitnya tujuh petugas polisi dan melukai dua orang lainnya.Kepala Polisi Dhuluiya Letkol Mohammed Khalid mengatakan, ledakan tersebut terjadi pada sekitar pukul 07:30 waktu setempat, di kota yang berjarak 70 kilometer di utara Baghdad, di provinsi Sunni tengah, Salahediin.

“Polisi menerima telepon bahwa ada sebuah mobil yang ditinggalkan di satu jalan raya. Satu tim polisi kemudian dikirimkan untuk mengecek mobil tersebut, tapi kemudian diledakkan,” kata Khalid. (Ant/OL-01)
Media Indonesia
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.