Satu Keluarga Dibantai Lantaran Sakit Hati

Sabtu, 5 Juli 2008 | 16:49 WIB

BEKASI, SABTU – TWM alias Tri, tersangka pembunuh satu keluarga di Jakasetia, Bekasi Selatan, mengaku kalap menghabisi keluarga sahabatnya itu lantaran tersinggung dan sakit hati disindir ibu sahabatnya. Tri sudah dua h ari menginap di rumah Teguh, sahabatnya itu. Tri mengakui itu ketika dia diperiksa di Polres Metro Bekasi, Sabtu (5/7) tadi. “Saya khilaf,” kata Tri.

Pembunuhan itu terjadi Jumat (4/7) selepas magrib. Sejumlah warga Kampung Utan, Jalan R H Umar RT 003 RW 02, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dikejutkan dengan teriakan minta tolong dari Teguh yang mendapati ayahnya, Heru Cahyo, tergeletak bersimbah darah di depan pintu kamar mandi rumah mereka.

Tidak hanya Heru yang ditemukan tewas, namun juga Tati, istri Heru, dan Nada, anak perempuannya. Pembunuh orang tua dan adik Teguh itu tidak lain adalah Tri, sahabat Teguh yang sejak Rabu lalu menginap di rumah Teguh.

Kepala Polres Metro Bekasi, Mas Guntur Laupe mengatakan, Tri dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Tetapi tidak tertutup kemungkinan penyidikan mengarah ke pembunuhan berencana karena Tri diketahui sudah menyiapkan p isau dapur bermerek Morico, yang akhirnya dia gunakan untuk membunuh orang tua dan adik sahabatnya itu.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/05/16491497/satu.keluarga.dibantai.lantaran.sakit.hati


One Response to “Satu Keluarga Dibantai Lantaran Sakit Hati”

  1. forthesakeofneverendinglove Says:

    Rest In Peace

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: