Empat Pejabat India Jadi Korban Bom di Kabul

Selasa, 08 Juli 2008 04:17 WIB

 

KABUL–MI:  Ledakan bom kuat menewaskan sedikitnya 44 orang, termasuk pejabat-pejabat tingkat tinggi Kedutaan Besar India, dan mencederai 147 orang dalam serangan yang tampaknya pemboman bunuh diri di Kedubes India di Kabul, Senin (7/7), kata beberapa pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.Serangan itu merupakan pemboman paling mematikan sejak runtuhnya rejim Taliban pada 2001. Sebuah pernyatan resmi Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, lebih dari 100 orang tewas dan cedera dalam ledakan tersebut, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang hal itu.

Menurut pernyataan itu, hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa sasaran penyerang bom bunuh diri itu adalah Kedubes India. “Teroris yang bekerja sama dengan sejumlah badan rahasia di kawasan itu melancarkan serangan ini,” katanya.

Korban-korban itu sebagian besar warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, kata Abdullah Fahim, jurubicara Kementerian Kesehatan Afghanistan. Empat orang India, termasuk dua pejabat tingkat tinggi Kedutaan Besar India, termasuk korban tewas dalam serangan bom itu, kata Menteri Luar Negeri India Pranab Mukherjee dalam pernyataan di New Delhi, ibukota India.

Ia mengatakan, Atase Pertahanan Brigjen R Mehta dan penasihat politik V Venkat tewas dalam ledakan itu, juga dua personel keamanan Polisi Perbatasan India-Tibet — Ajay Panthia dan Roop Singh. Seorang Afghanistan yang bekerja di kedutaan itu juga tewas, katanya.

“Satu tim khusus segera berangkat menuju Kabul untuk menangani keadaan darurat yang dihadapi misi kami,” kata Mukherjee. Tim itu, yang dipimpin oleh seorang diplomat tingkat tinggi, mencakup pejabat-pejabat keamanan dan satu tim medis.

Beberapa pejabat diplomatik mengatakan, tim itu akan mengevaluasi ulang keamanan warga India yang bekerja di kedutaan tersebut. Mayat keempat orang India itu dan mereka semua yang terluka serius akan diterbangkan pulang ke Delhi secepat mungkin, kata beberapa pejabat.

Tiga personel keamanan India dan seorang pegawai Afghanistan cedera kritis dalam ledakan itu, kata Jayant Prashad, duta besar India untuk Afghanistan, kepada Kantor Berita IANS.

Dalam dua tahun terakhir, gerilyawan seringkali menyerang proyek dan personel India di Afghanistan. India terlibat dalam sejumlah proyek rekonstruksi dan rehabilitasi di negara tersebut.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, yang bertanggung jawab atas serangan-serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Puluhan ribu prajurit koalisi pimpinan AS dan pasukan ISAF pimpinan NATO berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah presiden Hamid Karzai memerangi Taliban dan sekutu mereka. Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan yang dilakukan Taliban di Afghanistan telah membuat sejumlah negara berencana melakukan pengurangan atau penarikan pasukan yang tergabung dalam ISAF pimpinan NATO. (Ant/DPA/OL-03)

 

 

 

http://mediaindonesia.com/

One Response to “Empat Pejabat India Jadi Korban Bom di Kabul”

  1. ardfresh Says:

    Memang mengenaskan yang terjadi di Kabul, India.Ini merupakan perbuatan manusia yang tidak memiliki hati, dan ingin melampaui batasnya dari sang pencipta akan takdir. Suatu saat pasti pelaku kejahatan seperti ini mungkin akan di temukan dan dapat balasannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: