Jenazah Mahasiswa Indonesia di Mount McKinley Belum Bisa Dievakuasi

Rabu, 9 Juli 2008 | 08:43 WIB

JAKARTA, RABU – Jenazah mahasiswa Indonesia, Pungkas Tri Baruno, yang tewas setelah berhasil mencapai puncak Mount McKinley hingga saat ini belum bisa dievakuasi karena cuaca buruk.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai tewasnya mahasiswa Universitas Mercu Buana Jakarta tersebut. “Kami sudah mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan meninggal pada ketinggian 17.400 kaki, atau sekitar 5.000 meter. Namun, evakuasi belum dilakukan karena cuaca buruk. Bahkan, heli juga tidak berani terbang untuk menjemput. Jadi, evakuasi masih menunggu cuaca yang lebih baik,” kata Faizasyah saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/7) pagi.

KBRI San Fransisco sudah mengirimkan staf ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dalam proses membantu menurunkan jenazah. “Dengan bekerja sama dengan polisi setempat dan juga berkoordinasi dengan anggota tim pendakian,” ujar Faizasyah.

Pungkas tergabung dalam tim Kwarnas Pramuka yang melakukan pendakian di Mount McKinley. Bagaimana dengan prosedur pemulangan jenazah setelah berhasil dievakuasi? “Kasus ini memang agak jarang. Namun, patut dipahami karena Alaska itu terpencil. Walaupun transportasinya baik, tapi kondisi cuaca di sana naik turun. KJRI sudah memproses segala dokumentasinya untuk proses pemulangan jenazah,” kata Faizasyah. (ING)

http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/09/08433845/jenazah.mahasiswa.indonesia.di.mount.mckinley.belum.bisa.dievakuasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: