Balita Terseret Arus Sungai

 

Minggu, 13-07-2008 | 01:00:06
PELAIHARI, BPOST – Ini peringatan bagi warga yang bermukim di kawasan rawan banjir. Setelah seorang warga Desa Kintapura Kecamatan Kintap, Khairil Anwar (25) tewas terseret air banjir, kini di Desa Muara Kintap seorang bocah berusia lima tahun juga mengalami nasib serupa.

Bocah malang itu bernama Melani (5) yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Sabtu (12/7) pukul 12.00 Wita, dia terlempar ke sungai setelah getek (perahu kecil) yang ditumpanginya terbalik akibat diseret derasnya arus Sungai Muara Kintap.

Tubuh mungil bocah malang itu langsung digulung arus sungai dan tenggelam. Hingga kemarin belum diketahui bagaimana nasibnya, namun dipastikan tak bernyawa lagi. Pihak keluarga, masyarakat sekitar, dan aparat Polsek Kintap masih melakukan pencarian.

Kapolsek Kintap AKP Ugeng Sudia Permana SH yang memimpin langsung pencarian tersebut menuturkan, upaya pencarian cukup sulit karena derasnya arus sungai. Hingga berita ini diturunkan penyisiran sungai Muara Kintap menuju arah hilir sedang berlangsung.

Mengutip keterangan saksi, Ugeng menceritakan, Sabtu siang itu bocah kecil bersama familinya dari kampung tempat tinggal di Muara Kintap seberang Bugis Kampung Baru Desa Muara Kintap hendak bepergian menaiki getek.

Selain Melani, ada empat orang lainnya yaitu H Saka (50), Edawati (35), Amelia Rizki Rahmadani (8), dan Ratnawati (25). Semuanya adalah warga RT5 Muara Kintap seberang.

“Ketika getek yang mereka tumpangi menyeberangi sungai Muara Kintap, saat itulah getek itu mulai oleng dan tak terkendali akibat derasnya arus air di sungai itu,” beber Ugeng via telepon.

Getek tersebut terseret arus dan kian oleng hingga akhirnya tersangkut pada sebuah kapal yang sedang sandar. “Getek itu akhirnya terbalik dan para para penumpangnya tercebur ke sungai. Korban terseret arus, tenggelam dan hilang,” sebut Ugeng.

Empat orang lainnya selamat dalam musibah itu. “Saat itu juga mereka sebenarnya juga telah berusaha melakukan pencarian tapi tak membuahkan hasil,” tanda Ugeng.

Diperkirakan bocah malang itu belum bisa berenang sehingga tubuhnya tak berdaya diterjang arus sungai yang deras. Jangankan bocah sekecil itu, Selasa tadi Khairil Anwr (25) juga tak berdaya ketika terpeleset saat menyeberangi sungai di Desa Riam Adungan Kecamatan Kintap. Khairil Anwar ditemukan tewas mengapung di sungai berjarak kurang lebih 3,5 kilometer dari tempatnya jatuh. (roy)

 

Banjarmasin Post
News Page
Front Page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: