Sempat Hilang 22 Jam Balita Mengambang di Kalimas

 

Thursday, 10 July 2008
Sidoarjo – Surya-Setelah sempat menghilang hampir 22 jam, Helmy Ardi Firmansyah, 21 bulan, akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan tewas mengambang di Kalimas yang melintas di Kecamatan Balongbendo Sidoarjo, Rabu (9/7) pukul 12.30 WIB. Ironisnya, mayat Helmy ditemukan tidak jauh dari rumahnya di Desa Bakung Temenggungan RW 1/RT 3 Jl Raya Temenggungan 23 Kecamatan Balongbendo. Saat ditemukan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Hanya saja, mayat sudah membiru dan kelopak matanya sudah cuil.Darmisih, 43, nenek korban menceritakan Selasa (8/7) sekitar pukul 14.30 WIB, Helmy yang baru bangun tidur diajak bermain sepupunya, M Rizky Bahtiar, 3. Karena baru bangun tidur, saat itu korban hanya mengenakan kaus singlet dan celana pendek warna biru dengan garis oranye.

Darmisih mengaku melarang keduanya, bermain di luar rumah. Sebab, rumah mereka memang sangat dekat jalan raya dan di belakangnya terdapat Kalimas. “Saya menyuruh mereka main ikan di akuarium, yang terletak di teras rumah,” katanya.

Sembari mengawasi, Darmisih berbincang-bincang dengan sepupunya Siti Aisyah, 45. Saat keduanya asyik ngobrol, Helmy justru mulai keluyuran hingga akhirnya Darmisih sadar kalau cucunya sudah tidak ada di teras rumah. “Saya tak begitu memperhatikan, karena pandangan terhalang ada mobil seperti Kijang warna putih yang di parkir di depan rumah,” ujarnya.

Setelah 10 menit ditunggu Helmy tidak kembali, Darmisih memberitahu anaknya, Ira Yunita Ningsih, 23. Saat itu, ibunya Helmy tengah mengepel lantai rumahnya. Keduanya kemudian mencari Helmy di rumah tetangga serta sempat menyusur Kalimas.

Sementara itu, Rizky mengaku kalau ia dan Helmy sempat bertemu dengan dua orang lelaki yang duduk-duduk di dekat mobil kijang putih, yang saat itu diparkir sekitar 20 meter dari rumah Helmy. “Kata Rizky, ke dua pria itu sempat membawa Helmy dan dirinya. Namun Rizky berhasil kabur, sedangkan Helmy tidak,” tambah Ira.

Adanya dua pria itu, diperkuat kesaksian tetangga korban, Pantun, 60. Namun tak lama kemudian, ke dua pria itu buru-buru pergi. “Saya melihat dari dalam rumah,” katanya.

Keluarga korban akhirnya melaporkan hilangnya Helmy ke Polsek Balongbendo, Selasa (8/7) sore. Baru keesokan harinya, Rabu (9/7) sekitar pukul 12.30 WIB, warga digemparkan dengan adanya penemuan mayat bocah yang mengambang di tengah Kalimas.
Setelah mayat, yang saat ditemukan dalam posisi tengkurap, dievakuasi akhirnya diketahui kalau mayat itu adalah jasad Helmy.
Sugeng, 30, penemu mayat mengaku sempat heran saat melihat ada benda mengambang dalam posisi tengkurap, tetapi hanya berputar-putar saja di tengah sungai Kalimas.
Kapolsek Balongbendo AKP Agus Suwandi mengungkapkan, kematian Helmy murni karena kecelakaan. “Dari penyelidikan memang seperti itu,” pungkasnya. sda

 

 

Surya
News Page
Front Page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: