10 Prajurit Nato Tewas

 

 

Selasa, 15 Juli 2008|08:09:38WIB

KABUL (BP) – Sepuluh prajurit NATO tewas tertembak dan sedikitnya dua puluh orang warga setempat juga meninggal dunia dalam peristiwa serangan terhebat di Afghanistan, Ahad (13/7).  Sejumlah pejabat Afghanistan mengatakan, hari itu merupakan hari jatuhnya korban terbanyak di pihak pasukan internasional yang ditempatkan di negeri itu.


Sedikitnya 40 orang gerilyawan juga tewas tertembak selama dua hari pertempuran berurut-turut di wilayah provinsi selatan Helmand, demikian dikatakan oleh wakil pasukan Internasional, ISAF yang dipimpin AS.
Peristiwa itu merupakan petempuran yang paling hebat yang dihadapi pasukan asing di Afghanistan semenjak pasukan NATO tiba di akhir tahun 2001 yang menggulingkan pemerintah yang ketika itu dipimpin kelompok Taliban, yang kini menentang keberadaan pasukan asing di negerinya.


Sembilan tentara NATO yang tewas dan 15 lainnya yang cedera dalam pertempuran beberapa jam dengan kelompok militan di Afghanistan timurlaut adalah berkebangsaan Amerika Serikat, kata seorang diplomat Barat kepada AFP, Senin (14/7).


ISAF dan militer AS di Afghanistan tidak mengeluarkan pernyataan mengenai kebangsaan para korban, karena informasi ini datang dari pemerintah negara di mana para korban berasal.


Seorang diplomat Barat membenarkan hal itu kepada AFP, dengan syarat namanya tidak disebutkan, bahwa mereka adalah tentara Amerika.


Ini adalah salah satu korban pertempuran terbanyak yang melibatkan tentara asing yang tiba di Afghanistan pada akhir 2001, untuk menggulingkan pemerintah Taliban.


Bentrokan senjata itu terjadi dini hari antara pihak gerilyawan dengan pasukan NATO di wilayah yang baru diduduki oleh pasukan asing.


Pihak gerilyawan terpukul mundur beberapa jam kemudian diperkirakan menderita jatuhnya banyak korban di pihak mereka dari pertempuran di Helmand.


Di bagian selatan pesawat pasukan internasional telah membom wilayah tersebut selama pertempuran tersebut.


Seorang pelaku bom bunuh diri menabrakkan motor yang di kendarainya ke kendaraan polisi yang berada di bazaar yang sibukdi daearah Uruzgan, sehingga menyebabkan 24 orang tewas. Sebanyak 30- orang terluka dan dibawa langsung ke rumah sakit terdekat .


Namun pihak gerilyawan menyangkal telah melakukan serangan bom terhadap kedutaan besar India.pada 7 Juli lalu yang menyebabkan 41 orang kehilangan nyawa dalam peristiwa tersebut . (ant)

 

 

Batam Pos
News Page
Front Page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: