Meninggal Akibat Gizi Buruk

 
Selasa, 15 Juli 2008 21:23 WIB
WASPADA ONLINE
   

(TANJUNG BALAI) – Rio Sibarani, 1, warga Kel. Muara Sentosa, Kec. Sei Tualang Raso, meninggal akibat menderita gizi  buruk di ruangan anak RSU Dr T  Mansyur, Kota Tanjung Balai, Senin (14/7) sekira pukul 11:30.Korban meninggal dengan kondisi berat badan hanya 5 kg dengan masa perawatan intensif di rumah sakit kurang lebih delapan hari. “Tepat pukul 11:30, korban akhirnya meninggal dunia,” kata Kepala Badan Pengelola RSU Dr  T Mansyur Kota Tanjung Balai dr Hj Diah Retno W melalui Humas Cosmas Siagian  kepada Waspada.

Dikatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Rio yang saat itu dalam kondisi sangat kritis. Pantauan Waspada menjelang ajalnya, mata korban terbuka namun tidak berkedip, begitu juga dengan mulutnya.

Ibu kandung korban, Khalijah, mengatakan kepada Waspada,  penyakit yang diderita anaknya itu sejak usia dua bulan. “Nggak mau ASI, maka ku kasih susu kotak. Tapi karena gatal-gatal akhirnya diberhentikan. Dan setelah kukasih  kembali, dia seperti merajuk tidak mau susu lagi. Sejak  itulah kondisinya terus menurun,” jelas janda beranak lima  itu.

Akibat kondisinya terus menurun, Khalijah lalu membawa anaknya itu ke rumah sakit dan disarankan dokter untuk  menjalani perawatan inap secara intensif. “Lima hari dirawat, kondisinya membaik sehingga kubawa pulang ke rumah  tanpa sepengetahuan paramedis. Namun akhirnya anakku dibawa  kembali ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” tukas Khalijah.

Satu Tewas Akibat DBD

Sementara itu satu tewas, 3 lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSU Dr T Mansyur Kota Tanjung Balai akibat Demam Berdarah Dengue.

Korban Dara Nasution, 5, warga Jalan Utama, Kel. Pulo Simardan, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, tewas setelah beberapa jam menjalani perawatan, Minggu (13/7). Korban dibawa ke rumah sakit dengan kondisi HB 10,2 gram persen,  trambosit 60.000 per mm3 dan Hr 38 persen.

Sementara yang masih menjalani perawatan, Chelsea Nanda, 2,  warga Jalan Garuda, Kel. Beting Kwala Kapias, Kec. Teluk Nibung. Kemudian kakak beradik, Agnes, 8, dan Natalie, 13,  warga Jalan DTM Abdullah Kampung Baru, Kel. TB Kota III, Kec. Tanjung Balai Utara.

“Sudah hampir seminggu dirawat di sini,” kata orang tua kakak beradik itu, M Malau, 44, kepada Waspada di ruangan anak. Dikatakan, awalnya kedua anaknya itu menderita demam tinggi disertai muntah-muntah. Untuk menghindari terjadinya  hal tidak diinginkan, lantas keduanya langsung diboyong berobat ke RSU Dr T Mansyur dan dianjurkan untuk menjalani  rawatan inap.

Kepala Badan Pengelola RSU Dr T Mansyur Kota Tanjung Balai dr  Hj Diah Retno W melalui Humas Cosmas Siagian dikonfirmasi  Waspada, Senin (14/7) membenarkan tewasnya satu pasien DBD  dan tiga lainnya masih dirawat intensif. (a37)

 

 

Waspada 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: