Setelah Berangkulan, Arya Menusuk Yande

Selasa, 15 Juli 2008 | BP
Rekonstruksi Penusukan di Areal PKB

Denpasar (Bali Post)

Areal parkir Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dijubeli ratusan warga, Senin ( 14/7 ) kemarin. Kedatangan mereka ke sana untuk menyaksikan adegan reka ulang kasus penusukan yang mengakibatkan Ketut Arya ( 48 ) dan Gede Adiantara alias Yande Subroto ( 38 ) meregang nyawa.Proses rekonstruksi yang berlangsung selama hampir dua jam itu, berjalan sukses dan lancar. Terdapat 31 adegan dalam reka ulang yang langsung dipimpin Kapolsek Dentim AKP I Gede Ariantha.
Pantauan Bali Post di TKP kemarin, reka ulang diawali dengan adanya percekcokan antara I Ketut Radu ( 55 ) dengan Arya. Tak berselang, datang Nyoman Astina alias Ali ( 27 ) dan Made Adnyana (keduanya putra Radu-red) menghampiri mereka. Arya yang dipengaruhi minuman beralkohol merasa tersinggung. Arya dan Ali pun terlibat adu jotos di depan stan penjualan helm.

Arya yang lebih dulu memukul Ali. Sedangkan Ali membalas dengan memukul Arya hingga roboh. Terjadinya keributan, membuat Yande bertindak dan melerainya. Setelah sempat diredam, mereka diajak duduk di parkiran sebelah barat.

Mereka duduk di atas sepeda motor sambil bercakap-cakap. Sesaat setelah ngobrol, Arya merangkul Yande. Tiba-tiba Arya menghunus pisau dari balik pinggangnya dan langsung menancapkannya ke dada Yande. Terjadilah pergulatan di atas taman hingga posisi Arya dan Yande terbalik. Sebelumnya Arya di sebelah barat sedangkan Yande di sebelah timur.

Suasana pun menjadi panas ketika Ali mengetahui Yande berdarah. Saat posisi mereka terbalik, Ali menancapkan pedang di dada Arya. Begitu pedangnya menancap sekali di tubuh Arya, Ali langsung kabur dan membuang pedangnya di Dam Oongan, Jalan Noja, Dentim. ‘Setelah keduanya (Arya dan Yande-red) tumbang, mereka cepat-cepat dilarikan ke rumah sakit,’ ujar Radu ketika itu merangkul tubuh Yande yang terluka.

Sementara itu, Kapolsek Ariantha menyatakan tidak ada perubahan dalam rekonstruksi dengan keterangan tersangka maupun saksi sebelumnya. Semuanya sama persis dengan apa yang di BAP (berita acara pemeriksaan). Kapolsek menjelaskan adegan di ISI Denpasar sebanyak 28 adegan, sedangkan di Dam Oongan sebayak 3 adegan. ‘Jadi total adegan sebanyak 31 kali,’ terang Kapolsek usai rekonstruksi kemarin. (kmb21)
 

 

 

Bali Post
News Page
Front Page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: