Tak Senang Dinasihati Adik Bunuh Abang

 
Selasa, 15 Juli 2008 15:03 WIB
WASPADA ONLINE

(MEDAN) – Tidak senang dinasehati karena sering memukul ibu kandungnya, seorang adik Senin, (14/7) pagi nekad menghabisi abangnya di kediaman mereka di Jalan KL Yos Sudarso Lorong 22, Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat.Korban Koleng alias Aleng, 60, tewas setelah menderita luka di kepala akibat pukulan benda tumpul dan dihempas ke lantai. Sedangkan tersangka adik korban Tan Kim Hong alias Oong, 30, ditangkap Jahtanras Poltabes Medan tidak jauh dari lokasi kejadian. Kanit Jahtanras Poltabes Medan AKP Achiruddin Hasibuan, SH mengatakan, pihaknya masih memeriksa tersangka.

Dikatakan, kejadiannya berawal pagi itu Aleng sewaktu hendak pergi kerja menemui ibunya di dalam kamar.

Setibanya di pintu kamar, korban mendengar suara keras adiknya yang memaki-maki ibunya Renatio, 80. Tidak itu saja, korban juga melihat adiknya Oong memukul ibunya. Melihat itu korban menarik adiknya yang sering mabuk-mabukan itu ke luar dari dalam kamar. Korban menasehati adiknya dan melarang agar jangan kasar dengan orang tua sembari menyuruh pelaku untuk menjaga dan merawat sang ibu.

Niat baik korban ternyata disambut dengan emosi. Tersangka Oong yang merasa tidak senang diberi nasihat oleh abang kandungnya akhirnya melampiaskan amarahnya kepada abangnya Aleng.

Tanpa disadari korban, tersangka dengan tiba-tiba memukul bagian wajah korban dengan bertubi-tubi sampai korban tergeletak di lantai dengan kondisi babak belur. Tidak puas, pelaku mengantukan kepala korban ke lantai dan memukulinya pakai batu.

Karena pukulan pelaku yang secara membabi buta, akhirnya korban tewas sebelum dilarikan ke rumah sakit. Melihat kejadian itu, ibu korban Renatio berteriak minta tolong.

Warga sekitar berdatangan dan melaporkan peristiwa itu ke Poltabes. Berdasarkan laporan, petugas turun ke lokasi kejadian melakukan pemeriksaan.

Setibanya di lokasi, petugas yang melihat korban tergeletak di lantai bersimbah darah langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM) untuk mendapatkan visum. Sedangkan pelaku yang sudah kabur bergegas dikejar petugas.

Berkat kesigapan petugas akhirnya tersangka berhasil dibekuk tidak jauh dari lokasi kejadian.

Lalu pelaku diboyong ke komando untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang ini tersangka Oong masih menjalani pemeriksaan intensif dan selanjutnya akan dijebloskan ke dalam penjara Poltabes Medan guna menunggu proses selanjutnya. (m39/m31/m26)

 

 

 

Waspada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: