4 Pria Bersenjata Tewas Ditembak

Rabu, 16 Juli 2008 15:31 WIB
Dipastikan Kelompok Penculik Investor China
WASPADA ONLINE  
(BANDA ACEH) – Empat pria bersenjata laras panjang yang belum diketahui identitasnya tewas di tempat saat aparat kepolisian yang menggelar Operasi Bromocorah Rencong 2008 di jajaran Kepolisian Resort Persiapan Nagan Raya, Selasa (15/7) siang.Sementara seorang lainnya berhasil ditangkap dan kini diamankan di Mapolres setempat bersama barang bukti tiga pucuk senjata laras panjang jenis AK-56 (AK Lipat) dan satu pucuk AK 47, 8 unit magazen, 800 butir peluru AK-47, sejumlah munisi serta bendera salah satu partai lokal di Aceh.
Jenazah keempat pria yang diduga preman bersenjata itu hari itu juga dievakuasi Tim Satgana PMI Cabang Nagan Raya ke Rumah Sakit Ujong Fatihah, Nagan Raya, Selasa sore. “Kami belum memperoleh informasi tentang identitas keempat orang itu maupun satu orang yang kini diamankan di Mapolres Persiapan Nagan Raya, karena mereka tidak memiliki KTP atau tanda pengenal lainnya. Selain itu, tak seorangpun pejabat polisi di sini yang mau memberikan keterangan mengenai kejadian itu,” kata sumber Waspada di Nagan Raya.Sementara Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Fajar Prihantoro yang Waspada konfirmasi melalui handphone membenarkan, aparat kepolisian yang menggelar Operasi Bromocorah Rencong 2008 di wilayah hukum Polres Persiapan Nagan Raya telah menembak tewas empat orang bersenjata laras panjang yang melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap tim gabungan yang di antaranya terdiri dari pasukan Brimob, Sabhara dan Intelkam.

“Mereka ditembak karena mencoba melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas sehingga terjadi kontak tembak selama lebih kurang 15 menit. Dalam kejadian itu, empat orang tewas dan satu orang ditangkap. Satu orang yang ditangkap sempat melarikan diri, namun setelah dilakukan pengejaran yang bersangkutan berhasil ditangkap,” kata Wakapolda Aceh.

Brigjen Pol. Drs. Fajar Prihantoro mengatakan, keberhasilan tim gabungan kepolisian itu mendeteksi keberadaan kelima pria bersenjata yang diduga hendak melakukan aksi kejahatan di wilayah itu, tidak lain berkat informasi yang diperoleh pihak kepolisian dari masyarakat. Isinya, ada lima pria bersenjata laras panjang yang pada Senin (14/7) malam menginap di Pesantren Nurul Ulum, Babah Krueng, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

“Masyarakat menyebutkan, kelima pria itu membawa senjata laras panjang jenis AK 47. Aparat kita lalu menindaklanjuti laporan itu dan melakukan pengecekan, ternyata benar ada lima pria bersenjata yang menginap di pesantren tersebut. Anggota kita kemudian menggiring agar kelimanya keluar dari tempat itu. Saat itulah terjadi kontak tembak sehingga empat dari lima pria bersenjata itu tewas,” jelas Brigjen Pol. Drs. Fajar Prihantoro seraya menyebutkan, pihaknya juga belum menerima laporan lengkap tentang kejadian itu karena Kapolres Nagan Raya sedang menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi empat orang anggota kelompok bersenjata itu.

 

AKP Yani Komandan Kompi Brimob Ujong Fatihah pada Waspada kemarin menyebutkan, pelaku dipastikan kelompok penculik investor asal China beberapa waktu lalu di Gayo Lues.
Operasi jajaran Polda Aceh itu sendiri sudah berlangsung sejak 10 Juli lalu.(b09/b32)
 

 


Waspada 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: