Israel Tembak Tahanan

 

Tuesday, 22 July 2008

YERUSSALEM (SINDO) – Kekejaman tentara Israel kemarin terkuak lewat sebuah video yang dirilis kelompok hak asasi (HAM) B’Tselem yang bermarkas di Israel.


Seorang tentara Israel ditahan setelah tertangkap kamera menembak kaki seorang tahanan Palestina yang diikat tangan dan ditutup matanya. Dalam video itu, tahanan Palestina Ashraf Abu Rahma,27,digiring ke sebuah mobil Jeep oleh pejabat senior Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Dalam video itu, seorang letnan kolonel memegangi lengan Rahma, sedangkan seorang tentara lainnya mengarahkan senapan ke kaki Rahma dan menembakkan peluru karet dalam jarak 1,5 meter. Insiden penembakan itu terjadi pada 7 Juli di Ni’Lin,sebuah desa di Tepi Barat,lokasi terjadinya demonstrasi setiap hari oleh warga Palestina yang menentang pembangunan dindingTepi Barat.

Rahma mengatakan,peluru itu mengenai jari kirinya. “Mata saya tertutup dan saya tidak ingat apa pun. Saya merasa kaki saya hilang,” ungkap Rahma kepada saluran televisi Palestina yang menayangkan video tersebut pada Minggu (20/7). Menurut Rahma, dia ditahan selama 30 menit dan dipukuli tentara Israel sebelum akhirnya ditembak.

Setelah ditembak, dia mendapatkan perawatan dari seorang dokter militer dan kemudian dilepaskan. Kejadian itu direkam seorang perempuan berusia 14 tahun dari rumahnya di desa tersebut dan mengirimkannya pada B’Tselem. Setelah video itu dirilis, IDF melakukan investigasi terhadap semua tentara yang terlibat.

IDF menjelaskan, tentara yang tidak disebutkan namanya itu telah ditahan.”Tentara itu telah ditahan untuk diperiksa. Investigasi secara menyeluruh akan dilakukan,”papar juru bicara militer Israel kepada kantor berita AFP. Dalam pernyataannya, militerIsraelmenyebutinsidenitu “menyedihkan” dan “bertentangan dengan nilai-nilai serta prinsip IDF”.

“Hukum militer melarang untuk menyakiti tahanan dan kewajiban tentara untuk menunjukkan penghargaan dan memastikan keselamatan mereka,” papar pernyataan militer Israel. “Insiden yang melanggar kebijakan IDF itu telah dikirimkan kepada Polisi Militer untuk investigasi selanjutnya.

Dalam hal ini, setelah memeriksa tayangan video itu, JAG Brigade Jenderal Avichai Mandelblit memerintahkan untuk membuka penyelidikan dalam insiden itu. Namun, seorang juru bicara militer Israel Avital Leibovich menambahkan, video itu memunculkan sejumlah pertanyaan.

“Jelas video itu tidak direkam dalam satu kali jadi. Di mana rangkaian peristiwa yang hilang? Apa isinya?”katanya. Leibovich menyatakan, Rahma kembali ke rumah dengan sebuah luka di kakinya dan tidak mengajukan gugatan. Militer menjelaskan, lima penjaga perbatasan, tiga tentara,dan dua buruh pekerja di dinding batas Tepi Barat itu terluka saat protes warga Palestina pada Juni.

Israel mengaku dinding itu diperlukan untuk menghentikan potensi penyerang memasuki Israel dan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Sebaliknya,warga Palestina menganggap dinding pembatas itu untuk merampas tanah Palestina. (AFP/Rtr/AP/syarifudin)

 

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/international/israel-tembak-tahanan-2.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: