Istri Ditusuk Suami

Selasa, 22 Juli 2008 | 02:32 WIB

jakarta, kompas – Regina Eleana (33), diduga tewas ditangan suaminya, Rudy Hambali (40), di rumah orangtua korban di Jl Sumur Bandung I, RT 04 RW 02, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (20/7) pukul 19.00.

Korban Regina Eleana adalah keponakan Komandan Brimob Mabes Polri, Inspektur Jenderal Sylvanus J Wenas. Wenas memberikan sambutan pihak keluarga dalam upacara pemakaman.

“Lewat kasus ini kita diingatkan, pandai-pandailah mengendalikan amarah. Serahkanlah kasus ini kepada polisi. Jangan ada lagi balas dendam. Ini sudah kehendak Tuhan,” tutur Wenas menutup acara pemakaman Regina di Pemakaman Tugu, Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (21/7) siang.

Kepala Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Gatot Eddy Pramono yang dihubungi terpisah kemarin menjelaskan, Regina tewas dengan luka tusuk antara lain di lengan kiri, ulu hati, dan dada kiri. “Di leher korban ada luka cekikan,” paparnya.

Salah seorang tetangga, Nyonya Dian Mustofa, melaporkan kasus ini ke Polsek Metro Cimanggis malam itu juga. Menurut dia, saat kejadian, kedua orangtua Regina, Paul-Vonny ada di Jakarta di rumah anaknya yang lain. Tak lama kemudian ratusan warga sekitar sudah ber- datangan ke rumah orangtua Regina mendengar kabar pembunuhan.

Mengutip keterangan lima saksi, Gatot menuturkan, awalnya, suami-istri tersebut terlibat cekcok mulut yang sudah berlangsung sejak sore.

“Pertengkaran pun memuncak. Tersangka mengambil pisau dapur dan menusuk istrinya,” ujar Gatot. Ia didampingi Kepala Polsek Cimanggis, Ajun Komisaris Dede Yudy F.

Penganiayaan berlangsung di hadapan putra tertua, Pieter (12). Saat itu, empat anak lainnya sedang ke gereja. Mereka adalah Robert (10), Rico (7), Pauline (5), dan Richard (3). Melihat istri- nya tewas berlumuran darah, Rudy kabur dengan sepeda motornya.

Nalim (48), seorang tetangga mengatakan, Rudy dan keluarga nya baru sekitar dua bulan tinggal di Harjamukti. Meski demikian, beberapa tetangga sudah sering mendengar mereka bertengkar, sampai muncul kabar burung, mereka hendak bercerai.

Usai mengikuti ibadah pemakaman, Wenas mengakui, pemicu pembunuhan ini adalah masalah internal keluarga. Oleh karena itu dia tidak mau berkomentar.(MUK/ONG)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/22/02322838/istri.ditusuk.suami


 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: