Tentara India Dihantam Bom, Sembilan Tewas

 

Senin, 21 Juli 2008|06:22:15WIB
SRINAGAR (BP) – Sembilan tentara India tewas dan 16 yang lain luka-luka ketika bis mereka dihantam oleh sebuah bom rakitan di wilayah Himalaya Kashmir yang diperselisihkan, Sabtu (19/7).


Serangan itu adalah serangan paling mematikan kedua terhadap pasukan bersenjata India di negara bagian yang terbagi tersebut sejak India dan Pakistan memulai proses perdamaian Januari 2004.


”Kami menderita sembilan korban tewas,” kata jurubicara militer India Neha Goel, yang menambahkan bahwa 12 lebih tentara yang lain terluka dalam ledakan di Narabal di pinggiran ibu kota musim panas Kashmir India Srinagar itu.


Seorang pejabat polisi menyatakan sembilan orang tewas dan 16 orang yang lain terluka ketika bis mereka melindas ranjau itu.


”Teroris telah memasang sebuah IED (bom rakitan) di bawah tanah di sebuah jalan yang telah diperbaiki,” kata Goel, yang menambahkan bom itu meledak ketika sebuah bis, bagian dari konvoi besar militer, melindasnya.
Kelompok gerilyawan pro-Pakistan Hizbul Mujahidin mengaku bertanggungjawab atas serangan itu melalui panggilan telpon pada Curent News Service setempat.


”Kami telah melakukan peledakan itu dan menewaskan lebih dari 20 tentara,” seorang jurubicara Hizbul Mujahidin menyatakan.


Para tentara itu sedang melakukan perjalanan dari Uri, yang berbatasan dengan Kashmir yang diperintah-Pakistan, ke markasbesar militer India di Srinagar.


Ledakan itu menghantam bis militer, membalikkannya ke samping dan memecahkan jendela enam kendaraan lainnya, kata sejumlah saksi. Korban tewas dan terluka telah dibawa ke rumah sakit penting militer India di Srinagar.


Goel mengatakan beberapa dari yang terluka dalam keadaan kritis.


Tentara dan polisi kemudian menutup tempat itu dan melancarkan pencarian untuk menindak keras militan.
Ledakan itu terjadi di sebuah jalan raya dan rute pasokan militer yang menghubungkan Srinagar dengan distrik Baramulla dan Kupwara di Kashmir utara dan keduanya berbatasan dengan Kashmir yang dikuasai-Pakistan.
Saingan bersenjata nuklir India dan Pakistan menguasai wilayah indah itu sebagian tapi mengklaimnya secara keseluruhan, dan telah melancarkan dua dari tiga perang mereka mengenai wilayah itu.


Pakistan membantah tuduhan India bahwa negara itu berada di balik pemberontakan Muslim yang diatur terhadap pemerintah New Delhi yang meletus pada 1989.


Meskipun kekerasan telah berkurang sejak proses perdamaian dilancarkan, insiden meningkat dalam beberapa bulan belakangan, termasuk yang militer India katakan merupakan peningkatan dalam penyusupan militan dari Pakistan.


Awal bulan ini enam tentara India dan 12 gerilyawan tewas dalam bakutembak lama dan meletihkan di sepanjang Garis Kontrol, perbatasan bergung-gunung dan sangat dimiliterkan yang membagi Kashmir.
Ledakan Sabtu terjadi satu hari setelah 32 orang, termasuk beberapa anak dan pejabat polisi, terluka dalam ledakan di sebuah stasiun bis yang sibuk di Banihal, di selatan Srinagar.


Gelombang kekerasan itu juga tiba satu hari setelah Kashmir India ditempatkan di bawah pemerintah federal menyusul ambruknya pemerintah negara bagian, yang dipicu oleh unjuk rasa besar-besaran karena setuju untuk memberikan tanah pada sebuah perwalian peziarah Hindu.

Ksshmir India direncanakan akan mengadakan pemilihan baru sebelum November tahun ini, dan pemilihan sebelumnya telah diganggu oleh meningkatnya kekerasan militan.


Serangan itu adalah yang paling mematikan sejak Mei 2004, ketika 28 polisi negara India dan keluarga mereka tewas dalam ledakan yang sama yang dilakukan oleh kelompok militan Hizbul di Kashmir selatan. (ant)

Batam Pos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: