Kebakaran Renggut Nyawa

 

Friday, 25 July 2008

SIMALUNGUN(SINDO) – Kebakaran rumah di Desa Purwosari,Kecamatan Pematang Bandar,Kabupaten Simalungun, kemarin dini hari merenggut nyawa seorang nenek berusia lanjut.

Korban yang sudah uzur bernama Paerah, 95, ditemukan tewas terpanggang di dalam rumahnya.Kuat dugaan, korban tewas saat hendak berusaha menyelamatkan diri. Dia tak berhasil keluar rumah karena kobaran api yang begitu besar ditambah umurnya yang sudah lanjut. Kebakaran yang terjadi dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, itu menghanguskan lima pintu rumah permanen.

Peristiwa kebakaran ini disebabkan lampu templok yang jatuh di rumah Paerah. Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Perdagangan AjunKomisarisPolisi(AKP) AH Pulungan menyatakan, korban tewas di tempat kejadiankarenaterjebakdidalamrumah saat api menghanguskan seluruh bagian rumah.

”Sejauh ini keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi mata di sekitar tempat kejadian,kobaran api diduga kuat dari lampu templok yang dipasang di rumah korban Paerah,”papar Pulungan. Seorang saksi mata Damanik menyatakan,Paerah tinggal berdua dengan anaknya Saimin, 70.

Diduga, lampu templok yang mereka gunakan terjatuh dan menyambar benda yang mudah terbakar, selanjutnya menjalar ke bangunan rumah. ”Korban Paerah menggunakan lampu templok di rumahnya. Kemungkinan besar, lampunya terjatuh saat dia dan anaknya tidur. Karena enggak bisa berbuat banyak, api menjalar cepat ke bagian lain di rumah itu,”papar Damanik.

Kobaran api itu diduga menjalar dengan cepat ke empat pintu rumah lain di kiri dan kanan rumah Paerah. Dini hari itu angin kencang bertiup sehingga menambah parah situasi. Meski warga berupaya memadamkan kobaran api dengan cara bergotongroyong, si jago merah tidak dapat dijinakkan. Lima rumah yang terbakar masing-masing dua pintu milik Muda Situmorang dan dua pintu lagi milik J Sirait serta rumah milik Paerah.

Terlambatnya mobil pemadam kebakaran di lokasi kejadian membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan lima bangunan rumah tersebut.Apalagi, jarak lokasi kejadian tergolong jauh dari Kota Perdagangan. Dalam kebakaran itu,tidak satu pun harta benda pemilik rumah berhasil diselamatkan.

Kerugian materi yang akibat kejadian itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Jenazah korban sendiri baru dapat dievakuasi setelah kobaran api padam menjelang pagi, sekitar pukul 05.00 WIB.Warga dan petugas selanjutnya membawa korban ke RSU Djasamen Saragih untuk diautopsi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Simalungun melalui Perwira Humas Kompol Mansyur menyatakan, polisi masihmenyelidikipenyebabpasti kebakaran yang merenggut nyawa seorang nenek di Kecamatan Pematang Bandar itu. (ricky)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/sumatera-utara/kebakaran-renggut-nyawa-2.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: