Mobil Terguling di Tol Jakarta–Merak, Bocah Tewas

 

Sunday, 27 July 2008

SERANG (SINDO) – Tol Jakarta–Merak kembali merenggut korban. Zela Amaliana, 8, warga Jalan Karet Pasar Baru I RT 011/07, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tewas setelah BMW B 68 SW yang dikemudikan Eko Sukadi, 40, orangtuanya, menabrak beton penutup jalan di Rest Area Serang Timur kemarin.


Dari informasi yang diperoleh, BMW hitam itu melaju kencang dari arah Jakarta menuju Kota Serang. Namun di Km 68, tiba-tiba kendaraan yang dikemudikan Eko belok ke kiri dan langsung menabrak beton penutup jalan menuju rest area. Setelah menabrak beton, BMW tersebut terguling beberapa kali dengan posisi terakhir posisi ban di atas.

Zela, yang diduga tidak mengenakan sabuk pengaman, terpental dan keluar dari kendaraan. Dia tewas karena bagian kepala terluka, sementara Eko mengalami luka parah, juga pada bagian kepala. Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Induk Serang Timur dan Patroli PT Marga Mandala Sakti yang mendengar kejadian itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Serang dengan ambulans.

Kepala PJR Induk Serang Timur AKP Supardi menyatakan, berdasarkan olah tempat kejadian, kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi mengantuk, sebab di lokasi kejadian tidak ditemukan bekas rem.

“Ini menandakan pengemudi diduga dalam keadaan mengantuk,” ujarnya. Sementara itu, bagian staf PJR Tol Serang Timur Bripka Tulus Prayogo menyatakan, daerah yang rawan terjadi kecelakaan di tol Jakarta–Merak adalah Km 50–60, tepatnya di sekitar Cikande- Keragilan, Serang. “Memang umumnya karena kelalaian pengemudi,” katanya.

Menurutnya, kecelakaan hingga memakan korban tewas dan luka-luka di tol Jakarta–Merak karena tol tersebut lengang, sehingga pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. “Tol Jakarta–Merak panjangnya 98 km sangat sepi sehingga saat terjadi kecelakaan selalu menimbulkan luka parah,” ungkapnya.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, kecelakaan di tol Jakarta–Merak sejak Januari–9 Juli 2008 tercatat 82 kasus dan menewaskan 17 orang. Sementara sebanyak 48 orang luka berat, 48 orang luka ringan, dan kerugian materi Rp864 juta. Faktor penyebab kecelakaan akibat human error sebanyak 67 kasus dan faktor kendaraan sebanyak 15 kejadian.

Dari kecelakaan itu, sebagian kasus sudah selesai ditangani dan sebagian sudah mulai disidangkan. Kecelakaan terparah terjadi pada Selasa (8/7) lalu yang menewaskan lima orang. Kejadian itu akibat kendaraan Suzuki Carry F 1704 C melaju dari arah Merak menuju Jakarta oleng saat menghindari lubang. Mobil kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menabrak bus wisata Tunggal Dara bernopol AB 2762 CE. (teguh m)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/jabodetabek/mobil-terguling-di-tol-jakarta-merak-bocah.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: