PRT Ditemukan Tewas di Kamar

 

Sabtu, 26 Juli 2008|05:18:54WIB

BATAM (BP) –  Nurlela (26), seorang pembantu rumah tangga (PRT) ditemukan tewas di kamar tidurnya di Komplek Air Bening Blok C nomor 10, Windsor,  Jumat (25/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Dugaan sementara, korban meninggal akibat suspect jantung.


Saat ditemukan, wajah wanita kelahiran Jakarta 9 Mei 1982 ini terlihat membiru dalam keadaan telungkup. Terdapat darah yang telah mengering di bagian mulut. Nurlela hanya mengenakan baju kaus belang putih dan abu-abu tanpa bawahan. Ia juga hanya mengenakan celana dalam cream.


Informasi yang dihimpun Batam Pos, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Yuli, majikan korban. Subuh itu, Yuli mencoba membangunkan pembantunya yang terlelap di kamar. Ia mengetuk pintu berulangkali, namun yang di dalam sana tak kunjung membukakan.


Ingin memastikan apa gerangan yang terjadi, Yuli pun membuka pintu. Di dalam sana, ia melihat sang pembantu dalam posisi telungkup di atas kasur. Yuli mendekati lalu membangukannya. Tapi, tubuh korban tak bergerak sedikitpun. Tubuh itu sudah kaku.


Yuli ketakutan lantas melaporkan kejadian ini ke Rini, Ketua RT setempat. “Yuli menelepon saya,” kata Rini saat dimintai keterangannya di Mapolsekta Lubukbaja, kemarin.


Rini mengatakan setelah dihubungi, ia segera ke rumah Yuli. Setibanya di sana dan setelah melihat tubuh korban, ia memastikan jika pembantu Yuli yang baru bekerja 10 hari itu sudah tak bernyawa lagi. Rini pun segera melaporkan hal ini ke pihak kepolisian.


Kapolsekta Lubukbaja AKP Yos Guntur melalui Kanit Reskrim Ipda Edy Wiyanto mengatakan, penyebab kematian korban belum diketahui. “Tunggu hasil Visum saja,  yang jelas tak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.


Untuk memastikan penyebab kematiannya, sekitar pukul 11.00 WIB mayat Nurlela divisum oleh dokter kesehatan dan identifikasi Poltabes Barelang, dr Novita di RSOB Sekupang, Jumat (25/7) siang.
Dokter Novita mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami almarhumah. “Diduga meninggal akibat suspect jantung atau liver,” ungkapnya.

Sementara darah mengering yang terdapat di mulut diakibatkan pembuluh darah yang pecah. Lebih lanjut Novita mengatakan tidak bisa memastikan pembuluh darah apa yang pecah tersebut. Untuk memastikan hal itu tentunya perlu dilakukan otopsi. (cr10/why)

http://batampos.co.id/Metropolis/PRT_Ditemukan_Tewas_di_Kamar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: