Kena Peluru Nyasar Polisi, Satpam Tewas

01/08/2008 12:58 wib – Nasional Aktual
Pekanbaru, CyberNews. Seorang Satpam sebuah perusahaan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengakalis, Riau Sabar Marnis (35) tewas bersimbah darah diterjang peluru seorang anggota Kepolisian Polda Riau Briptu Rahmad Efendi. Polisi mengatakan insiden tersebut karena salah tembak.

Peristiwa itu terjadi Kamis 31 Juli sekitar pukul 19.00 WIB malam. Saat itu salah anggota Polisi Jalan Raya (PJR)  Briptu Rahman mengadakan patroli dan mengejar sebuah angkot yang diduga ugal-ugalan di jalan Raya KM 10 Kelurahan Sebangar Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Karena oplet yang dikejar terus melaju kencang  Briptu Rahman pun yang emosi langsung mengeluarkan senjata api dan mengarahkan ke angkot yang saat itu juga ada penumpang

Dor…., peluru yang ditembakan dari pistol Briptu Rahman melesat ke arah ban belakang  angkot tersebut dengan tujuan agar angkot  itu berhenti. Namun peluru malah memantul dan mengenai Sabar yang kebetulan sedang melintas di jalan raya tersebut.

Sabar saat itu hendak berangkat bekerja di perusaahaanya di  PT Matra Unika Duri. Peluru tajam itu pun langsung melesat dan menembus dada kanannya. Buk,,,Sabar langsung tersungkur bersimbah darah.

Aparat kepolsian Sektor Mandau yang beberapa saat kejadian tiba langsung melarikan Sabar ke rumah sakit, namun naas ketika dalam perjalanan nyawa Sabar warga jl Karang Anyar, Mandau tidak tertolong, diapun menghembuskan napasnya yang terakhir

Kepala Sektor Mandau Ajun Komisaris Polisi Ade Mulyana mengatakan kejadian itu terjadi karena salah tembak saja dan tidak ada unsur kesangajaan.

“Setelah kejadian itu, anggota Polda Riau itu langsung kita amankan. Hari ini dia telah kita serahkan ke Polda Riau untuk diproses lebih lanjut,” terang Kapolsek Mandau AKP Ade Mulyana kepada okezone, Jumat (1/8/2008).

Sementara itu jenazah Sabar kini telah diserahkan ke pihak keluarganya di Jalan Karang Anyar, gang Kelapa untuk dimakamkan. Pihak keluarga menuntut agar anggota Polda Riau yang menembak Sabar ditindak dan dihukum seberat-beratnya.

Suara Merdeka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: