Kejar DJ, Seorang Mahasiswa Tewas

Sabtu, 02 Agustus 2008 – BP

Negara (Bali Post) – Seorang mahasiswa menjadi korban tabrak lari di jalan umum pedesaan Dusun Dauh Marga, Delod Berawah, Mendoyo, Jumat (1/8) kemarin. Korban Putu Agus Artariasa (22) dari Dusun Brawan Salak, Banyubiru, Negara tewas di TKP setelah diserempet seorang Disk Jockey (DJ) dari salah satu kafe.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, saat itu tersangka I.B. Kade AA (23) dari Banjar B.B. Agung Tegal Cangkring, Mendoyo, Jembrana yang mengendarai sepeda motor Kawasaki nopol DK 4911 WL datang dari arah utara. Sementara korban Artariasa dengan mengendarai sepeda Yamaha DK 5432 WK melaju dari arah berlawanan di perempatan Jalan Gatot Subroto, Negara. Awal mulanya, mereka sempat bertabrakan hingga keduanya jatuh.

Merasa tidak terima, korban kemudian bangun dan mengambil sepeda motornya ketika melihat tersangka yang mengendarai sepeda motor Kawasaki yang menabraknya melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Niat Artariasa mengejar A.A. dengan kecepatan tinggi gagal. Saat tiba di TKP tepatnya jalan umum pedesaan Dauh Marga Delod Berawah, motor Artariasa menabrak pohon kelapa.

Saat itu, posisi sepeda motor korban sejajar dengan motor tersangka. Niat korban awalnya hendak menghentikan pengendara Kawasaki tersebut dan berusaha menendang, namun tidak berhasil. Namun tiba-tiba motor A.A. bergerak ke kanan sehingga terjadi serempetan yang mengakibatkan motor Artariasa oleng ke kanan. Fatalnya lagi, tak terhindarkan Artariasa menabrak pohon kelapa yang ada di bahu jalan.

Setelah menabrak pohon tersebut, korban meninggal di TKP karena mengalami patah tulang dan benjolan pada kepala belakang. Bukannya berhenti, tersangka A.A. malah tidak bertanggung jawab dengan memilih kabur tanpa mempedulikan korban yang sudah meninggal. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh salah seorang warga yang melihat kondisi korban ke pihak yang berwajib.

Polisi pun datang ke TKP mengamankan korban yang sudah tewas dan sepeda motor korban. Kemudian polisi juga mengejar tersangka dan mencari ke rumahnya. Akhirnya tersangka ditangkap dan digelandang ke Polres Jembrana. Sepeda motornya juga diamankan. Tersangka I.B. Kade A.A. mengaku terpaksa melarikan diri karena takut. Selain tidak punya SIM, pelat motornya pun tidak ada.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Wahyu Tri Cahyono yang didampingi Kanit Laka Ipda Made Suwandra seizin Kapolres Jembrana ketika dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya masih mendalami kejadian tersebut. “Tersangka kami tahan, karena dia melarikan diri,” ujarnya. (sur)

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=2&id=2945

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: