Santoso Mati Gara-gara Wira-wiri

Senin, 4 Agustus 2008 | 17:53 WIB

JOMBANG – Ulah Akip alias Satam (37) memang keterlaluan. Hanya karena terganggu seorang kakek wira-wiri mengusung batu bata di depannya, Satam tega membanting Santoso (60) hingga tewas seketika.

Kini warga Dusun-Desa Ngampungan, Bareng, Kabupaten Jombang, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Santoso warga Dusun Jombatan, Kertorejo, Ngoro, Mojokerto, sudah dimakamkan.

Pemicu insiden, diduga Satam merasa terganggu oleh Santoso yang wira-wiri berjalan di depannya. Satam pun dijebloskan ke tahanan Polres Jombang, sejak Minggu (3/8). “Tersangka saat ini masih kami tahan untuk dilakukan pemeriksaan, sedangkan korban langsung kami otopsi untuk mengetahui sebab-sebab kematiannya,” jelas AKP Anang Nurwahyudi, kapolsek Ngoro.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi Sabtu (2/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Ketika itu Satam bekerja pada sebuah gudang penggilingan padi di Kertorejo, sedangkan Santoso bekerja memindah tumpukan batu bata.

Ketika Santoso melintas di depan tersangka, dia dibentak Satam, diminta agar tidak berulang kali melintas  membawa batu bata karena Satam merasa mengganggu. Bentakan itu memancing emosi Santoso sehingga mereka cekcok, bahkan kemudian berkelahi.

Sat itulah Satam membanting Santoso ke tanah dengan keras. Diduga karena kondisi fisik yang sudah tua, Santoso tewas seketika. Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian segera mengamankan Satam sekaligus melapor ke Polsek Ngoro. (st8)

http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/04/17534145/santoso.mati.gara-gara.wira-wiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: