Ibu Mutilasi Bayinya Sendiri

07/08/2008 08:09 wib – Daerah Aktual
Temanggung, CyberNews. Kasus penemuan bayi laki-laki tanpa kepala di Desa Tleter, Kecamatan Kaloran, dan diduga pelakunya adalah ibunya sendiri, ternyata memiliki cerita tersendiri. Pelaku yang bernama Walsiem (25), di hadapan polisi yang memeriksanya, mengaku menggorok leher anak kandung yang baru saja dilahirkannya itu karena merasa malu. Sebelumnya, Walsiem lama bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kota Surabaya. Entah bagaimana selama berada di sana, saat dia pulang ke kampung halamannya, Desa Tleter, dalam keadaan hamil tua.

Hanya saja, tidak semua orang termasuk kerabat dekatnya yang mengetahui kalau Walsiem dalam keadaan hamil, termasuk suaminya, Waldiyono (35), yang bermata pencaharian sebagai petani itu. Pasangan suami-istri tersebut selama ini memang hidup terpisah, sehingga komunikasinya juga sangat jarang.

Walsiem rupanya pandai menyembunyikan perutnya yang sebenarnya membuncit dan kemudian melahirkan.

Di kamar mandi

Terungkapnya kasus ini bermula ketika Jumat lalu, warga Dusun Delen, Desa Tleter, Kaloran sibuk menggelar bersih makam untuk persiapan nyadran yang sebentar lagi dirayakan.

Tiba-tiba tiga orang warga setempat melihat seonggok benda terbungkus plastik dan kain kaos bertuliskan Waisak 2003 di semak makam tersebut. Karena curiga, bungkusan itu dibuka dan ternyata berisi bayi tanpa kepala.

Sejumlah petugas Polsek Kaloran langsung menyelidiki kasus ini setelah sebelumnya mendapat laporan warga. Kemudian Senin lalu polisi menangkap pasangan suami istri, Waldyono dan Walsiem, di Dusun Kwarakan dan Dusun Delen. Walsiem akhirnya mengakui kalau membunuh bayinya sendiri sewaktu lahir di kamar mandi.

Sebelum Walsiem melahirkan, dia sehari sebelumnya masih beraktifitas membantu ibunya, Ny Sepi (50) memanjat pohon kopi untuk memetiki butir-butir kopi yang sudah ranum. “Sore hari perut saya mules, dan malamnya bayi saya lahir. Karena bingung takut ketahuan, bayi saya iris lehernya dengan pisau,” jelas Walsiem di hadapan polisi.

Sebilah pisau dapur itu kini diamankan polisi untuk dijadikan barang bukti. “Saya tidak tahu, kalau istri saya berbuat kejam seperti itu,” kata Waldiyono.

Kapolres Temanggung AKBP Ir Mohammad Zari didampingi Kasatreskrim AKP Andis Arfan Tofani kemarin menjelaskan, motif pelaku berbuat nekat membunuh bayinya itu karena tekanan ekonomi dan rasa malu.

“Sudah ada lima saksi yang kita mintai keterangan. Dan untuk sementara, baru Walsiem yang dijadikan tersangka,” kata kapolres.

http://suaramerdeka.com/

 

One Response to “Ibu Mutilasi Bayinya Sendiri”

  1. terlalu sadis caramu……
    menyingkirkan anak mu……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: