Positif HIV/AIDS, Sekeluarga Bunuh Diri

[ Minggu, 10 Agustus 2008 ]

MUMBAI – HIV/AIDS membuat pasangan India, Ishwar Thevar dan Amori, gelap mata. Bukan hanya karena mereka positif terinfeksi virus maut itu. Namun, putri kesayangan mereka pun ternyata sudah tertulari. Suami-istri tersebut nekat bunuh diri setelah sebelumnya meracuni tiga buah hati mereka yang masih kecil.

Menurut polisi senior Rajkumar Vatkar, jasad Thevar, Amori, dan tiga anaknya ditemukan adik Thevar, Armugam, di apartemen mereka di Mumbai pada Selasa tengah malam (5/8).

“Thevar sudah mengatakan kepada adik, ayah, dan keluarganya yang lain bahwa dia depresi dan tidak ingin hidup lagi,” ujar Vatkar. Dugaan sementara penyebab bunuh diri pasangan itu adalah depresi.

Dugaan tersebut diperkuat dengan pengakuan pria 39 tahun itu kepada adiknya, Armugam. Kata sang adik, Thevar yang berprofesi sebagai distributor film Tamil mengidap HIV/AIDS. Untuk memastikannya, dua tahun lalu dia menjalani tes. Hasilnya positif.

Dua bulan lalu Thevar baru tahu bahwa putrinya, Mahalakshmi, yang baru berumur lima tahun juga positif terinfeksi virus HIV. Thevar dan istrinya kian depresi.

Akhirnya, mereka mengambil jalan pintas. Mereka membubuhkan racun pada makanan yang disodorkan kepada tiga anak mereka. Si sulung Venkatesan, 10, dan adiknya, Mani, 8, langsung menemui ajal. Namun, tidak demikian dengan si bungsu Mahalakshmi. Polisi menduga gadis kecil itu masih selamat setelah diracun. Tampaknya, dia kemudian dibekap dengan bantal hingga kesulitan bernapas dan akhirnya detak jantungnya berhenti.

Di India jumlah mereka yang positif terinfeksi virus HIV memang tertinggi di dunia, mencapai 2,5 juta orang. Kondisi tersebut mengakibatkan banyak warga kehilangan pekerjaan. Bahkan, anak-anak para pengidap virus tersebut banyak yang dikeluarkan dari sekolah. Tidak sedikit yang ditolak berobat di rumah sakit.

Pemerintah berusaha menghapus diskriminasi terhadap mereka yang positif AIDS itu. Di antaranya, menyediakan layanan konsultasi maupun mengecek kesehatan gratis. Tempat yang ditunjuk, antara lain, rumah sakit-rumah sakit pemerintah. Selain itu, pemerintah tidak segan-segan memecat para dokter yang ketahuan mengabaikan mereka.

Tampaknya, usaha tersebut masih belum cukup. Para ahli mengatakan perlu lebih banyak hal lagi untuk meningkatkan kesadaran warga atas HIV/AIDS. Sebab, kesadaran warga India terhadap AIDS bisa dibilang rendah. Itu mengakibatkan banyak anak-anak yang turut tertular AIDS. (AP/BBC/dia/ami)

http://www.jawapos.co.id/


 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: