Ronny Pattinasarani Tutup Usia

Saturday, 20 September 2008

JAKARTA (SINDO) – Awan berkabung menyelimuti sepak bola Indonesia. Legendaris sepak bola nasional Ronny Pattinasarani meninggal dunia.

Ronny mengembuskan napas terakhir di Ruang Mawar 409,RS Omni Medical Center, Jakarta, pukul 13.30 WIB, Jumat (19/9). Almarhum meninggalkan tiga orang anak hasil pernikahannya dengan Stella Maria. Jenazah Ronny rencananya dimakamkan di Pemakaman San Diego Hills (SDH),Karawang,Minggu (24/9).

Ronny sebenarnya baru dua pekan di Jakarta setelah menjalani perawatan kanker paru-paru dan tulang belakang di RS Modern Guangzhou,China. Donny Pattinasarani, adik kandung Ronny, menyatakan kanker yang diderita Ronny sudah kronis.

“Kanker primernya di pankreas dan sekundernya di lever. Tapi, kemudian menyebar ke paru-paru dan tulang belakang.Pada rongga paru-parunya juga terdapat cairan. Kepastian itu didapat setelah operasi dilakukan pada Sabtu (26/7) di Guangzhou.Kami sangat berduka dan kehilangan,”ujar Donny. Tim dokter sudah dua kali melakukan penyedotan cairan kanker pada paru-paru dan tulang belakang.

Hasilnya, cairan sebanyak 650cc serta 350cc berhasil dikeluarkan. Donny menambahkan, permintaan Ronny bertemu keluarganya di Makassar pun sudah dipenuhi.”Setibanya di Jakarta,dia ingin berkunjung ke Makassar untuk menemui keluarga besarnya.Ternyata itu menjadi pertemuan terakhirnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes menyatakan jasa Ronny terhadap perkembangan sepak bola Indonesia tidak terbantahkan. Saat ini pun Ronny masih tercatat sebagai tim monitirong timnas Indonesia.

“Saat menjenguknya kemarin, kondisinya memang parah. Kami kehilangan seorang sahabat dan pemikir. Bergulirnya Liga Medco juga atas andilnya.Ronny memiliki perhatian lebih terhadap pemain muda,” tuturnya. Nugraha menambahkan, Ronny pantas mendapat penghargaan dari pemerintah.

“PSSI akan mengusulkan Ronny agar mendapat penghargaan dari pemerintah. Tapi, tentunya setelah memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan.Kalau PSSI, kami sudah memberikan penghargaan saat ulang tahun kemarin.

Ronny pernah menyandang kapten timnas dengan berbagai prestasi. Saat aktif sebagai pemain, aksi-aksinya selalu menarik perhatian. Dia pun pernah dijuluki Franz Backenbauernya Indonesia,”tandasnya. (wahyu argia)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/sulawesi-selatan/ronny-pattinasarani-tutup-usia-2.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: