Demam Berdarah

Demam Berdarah Dengue (DBD) ~ Dr.H.Sudradjat SB.

  Penyebab dan perantara penularan.
Manifestasi penyakit.
Pengobatan.
Pencegahan.

 

Penyebab dan perantara penularan.

Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.
Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti.

 

Manifestasi penyakit

Sesudah masa tunas / inkubasi selama 3 – 15 hari orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini, yaitu :

  • Bentuk abortif, penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.
  • Dengue klasik, penderita mengalami demam tinggi selama 4 – 7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.
  • Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung, mulut, dubur dsb.
  • Dengue Syok Sindrom, gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok / presyok pada bentuk ini sering terjadi kematian.

Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi, oleh karena itu setiap Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit, mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami syok / kematian.

 

Pengobatan.

Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan, mencegah/mengatasi keadaan syok / presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus.
Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin, atau pemberian antipiretika

 

Pencegahan.

Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Bila memang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut KENAKAN PAKAIAN YANG LEBIH TERTUTUP, celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya. GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) yang banyak dijual di toko-toko,  pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian.

Awasi lingkungan di dalam rumah dan di halaman rumah. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / SIANG / SORE  HARI.

Bila ada salah seorang penghuni yang positif atau diduga menderita DBD, segera semprotlah seluruh bagian rumah dan halaman dengan obat semprot nyamuk di pagi, siang dan sore hari, sekalipun penderita tersebut sudah dirawat di rumah sakit. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah di lingkungan setempat.

Pencegahan secara massal di lingkungan setempat dengan bekerja sama dengan RT/RW/Kelurahan dengan PUSKESMAS setempat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), Fogging, atau memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti dengan Abatisasi.

http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/dbd.html

 

Virus. Mahluk hidup yang terkecil, yang tak dapat dilihat dengan mikroskop biasa, tetapi harus menggunakan mikroskop elektron.
Tidak seperti bakteri atau protozoa mahluk ini tidak dapat digolongkan ke dalam kelompok tumbuh-tumbuhan maupun hewan.
Beberapa contoh penyakit yang disebabkan oleh virus antara lain :

 

Vektor. Binatang, biasanya artropoda, yang menjadi perantara berpindahnya mikroorganisme penyebab suatu penyakit dari orang sakit ke orang yang sehat. Contoh : Nyamuk Aedes aegypti memindahkan virus dengue sehingga menularkan penyakit Demam berdarah.

 

Penularan Penyakit.  Cara berpindahnya penyakit dari orang sakit kepada orang sehat berbeda-beda untuk tiap jenis penyakit :

  • 1. Melalui udara, contoh : TBC, Influenza, Dsb.
  • 2. Melalui makanan/minuman, contoh: Disentri dan Demam typhoid.
  • 3. Melalui agen perantara, contoh: Demam berdarah dengue, Penyakit kaki gajah Dsb.
  • 4. Melalui kontak langsung, contoh: Penyakit Menular Seksual (PMS).

Nyamuk ini biasa ditemukan di dalam atau di halaman sekitar rumah.
Berbeda dengan nyamuk lain yang biasa berkeliaran pada malam hari, Aedes berbadan sedikit lebih kecil, tubuhnya sampai ke kaki berwarna hitam bergaris-garis putih dan nyamuk ini aktif di siang hari.
Nyamuk ini biasa bertelur pada genangan air yang tenang dan bersih, seperti jambangan bunga, tempayan dsb.

  • Aedes aegypti.Nyamuk yang menjadi perantara penularan penyakit Demam Berdarah Dengue.

 

 

Pada masa tersebut kuman memperbanyak diri di dalam tubuh penderita, sampai mencapai jumlah yang cukup atau menghasilkan racun yang cukup untuk menimbulkan gejala yang terdeteksi.

  • Masa Tunas / masa inkubasi. Masa antara kuman masuk kedalam tubuh penderita sampai munculnya gejala penyakit.

 

 

Demam merupakan gejala adanya suatu infeksi, gangguan metabolisme, atau suatu kerusakan jaringan yang luas.

  • Demam. Peningkatan suhu tubuh dari normalnya. Dalam keadaan normal suhu tubuh berkisar antara 36,5 – 37 derajat Celcius.

 

 

Kumpulan dari beberapa gejala disebut sindrom.

  • Gejala/simtom. Setiap perubahan pada tubuh atau bagian tubuh atau pada suatu fungsi tertentu yang tampak / terasa yang menunjukkan adanya suatu penyakit tertentu, misalnya: bengkak pada kaki, adalah salah satu gejala dari penyakit kaki gajah.

 

 

 

Syok.  Gangguan pada sistem sirkulasi darah (jantung dan pembuluh-pembuluh darah) yang berakibat kegagalan sistem tersebut untuk mensuplai makanan dan oksigen dalam jumlah yang cukup kepada seluruh jaringan tubuh dan mengangkut sisa-sisa metabolisme jaringan tersebut untuk dibuang melalui sistem pembuangan.  Penderita syok akan mengalami gejala pusing/sakit kepala berat,  penurunan kesadaran. Tekanan darah menurun drastis sampai 0/0, denyut nadi menjadi cepat tetapi pada perabaan melemah bahkan sampai tak teraba. Keadaan syok pada tingkat yang masih ringan sebelum terjadinya gangguan  sirkulasi total disebut Presyok.

 

Infus. Cara pemberian cairan / obat / zat makanan melalui pembuluh darah.

 

Kompres. Pemasangan kain yang dibasahi dengan air atau obat pada suatu bagian tubuh tertentu dengan tujuan mendingin kan, menghangatkan atau memberikan obat tertentu.

 

Antipiretika. Golongan obat yang berkhasiat menurunkan panas, seperti parasetamol, antalgin dsb.

 

Fogging. Penyemprotan insektisida secara pengkabutan, biasanya dilakukan di wilayah yang ada penderita Demam Berdarah Dengue, untuk membunuh semua nyamuk.
Sebenarnya tindakan ini ditujukan untuk membunuh nyamuk yang diduga telah menggigit seorang penderita DBD agar tidak menularkan pada orang lain.

 

Abatisasi. Pemberian serbuk abate pada tempat-tempat yang digenangi air, termasuk bak mandi, jambangan bunga, selokan dsb.
Biasanya dilakukan dalam rangka membasmi nyamuk Aedes aegypti dan mencegah wabah.
Tindakan ini tidak membunuh nyamuk tetapi membunuh jentik-jentiknya untuk memutuskan mata rantai perkembang-biakannya.
Usaha ini hanya dapat mencapai tujuan bila dilakukan secara serempak oleh warga dari suatu wilayah atau beberapa wilayah yang luas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: