Kematian

Oleh Syamsul Arifin

Kematian, hal yang kita selalu lari darinya
namun ia pasti kan mendatangi kita
pada waktunya.

satu hal yang mengherankan diriku adalah

kita semua sadar dan yakin bahwa kita pasti akan mati
kita semua sadar dan yakin bahwa dunia ini hanya sementara, semua hal yang kita raih disini akan binasa, dan kita semua paham bahwa waktu yang kita miliki disini merupakan peluang yang kan menentukan akhir peristirahatan kita kelak (surga/neraka)
kita semua pun sadar dan yakin bahwa hanya ada dua tempat di alam setelah dunia ini, yaitu surga atau neraka, yang masa periode waktu disana berkekalan, yang hal-hal di dalamnya juga berkekalan

maka, mengapa kita sering terlena dengan dunia dan lalai dari mempersiapkan kehidupan akhir kita..?

tiada hari yang kita tidak melaluinya tanpa mendengar berita mengenai kematian, lalu mengapakah kita tidak bisa mengambil pelajaran darinya..? bahwa suatu saat nanti kita pun akan mengalaminya

kematian adalah pintu satu arah
siapa yang telah melewatinya tiada bisa kembali lagi

imam Ali kw pernah berkata,
“sungguh kita berada pada hari dimana hanya ada amal perbuatan tanpa perhitungan, dan sungguh kita akan menuju hari dimana hanya ada perhitungan tanpa ada amal perbuatan”

yuk, sama-sama menyadari hakikat keberadaan kita di dunia
*untuk beribadah kepadanya, dalam konteks ibadah yang sangat luas sekali (segala perbuatan yang bisa mendekat diri kita kepadaNya)

sama-sama memohon ampunan atas segala kesia-siaan yang telah kita perbuat
sama-sama memohon kebaikan untuk sisa usia yang kita miliki
dan sama-mendoakan mereka yang telah mendahului

pada dasarnya bukan mereka yang meninggal (meninggalkan kita), namun mereka telah terlebih dahulu kembali kepadaNya, dan kitapun akan menyusul mereka
kita doakan mereka agar diampuni segala dosa-dosanya, diberi kenikmatan dalam alam kubur mereka, dan beri balasan atas amalan perbuatan mereka dengan sebaik2nya

ya Robbi, ampuni kami dan ampuni mereka, lapangkan kubur mereka, sambut dengan limpahan kebaikan, dan beri kami keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki kehidupan tanpa mereka disisi kami(amin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: